2 Bayi di Tuban Terinfeksi Covid-19

0
Ilustrasi. (shutterstock.con)

halopantura.com Tuban – Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mematuhi anjuran pemerintah tentang pencegahan Covid-19. Pasalnya, virus corona menyerang tanpa pandang bulu. Tidak hanya orang dewasa maupun orang tua, bahkan virus itu juga menjangkiti bayi.

Kasus di Kabupaten Tuban, tercatat sudah ada 2 bayi yang berstatus positif virus corona dari jumlah kumulatif sebanyak 40 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (25/5/2020) pukul 18.00 Wib. Mereka terinfeksi virus corona berdasarkan hasil tes swab.

“Ada dua bayi berstatus positif Covid-19,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati, Selasa, (26/5/2020).

Ia menjelaskan, dua bayi yang dinyatakan positif Covid-19 itu berasal dari Kecamatan Tambakboyo dan Kota Tuban. Keduanya masih dirawat di ruang isolasi rumah sakit Tuban.

“Dirawat di RSUD dr. Koesma dan Medika Mulia Tuban,” ungkap Endah yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban.

Lebih lanjut, Endah kembali mengajak semua masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan, tetap di rumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting. Namun jika tetap harus berkegiatan di luar rumah harus tetap menerapkan physical distancing menghindari berhadapan.

“Jaga jarak minimal 2 meter dengan orang lain dan disiplin menggunakan masker serta cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin,” terangnya.

Sebatas diketahui, berdasarkan data peta sebaran Covid-19 Kabupaten Tuban, pada tanggal (25/5/2020) hingga pukul 18.00 Wib, jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 40 orang. Dengan rincian terdiri dari 4 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 34 orang dalam perawatan.

Kemudian jumlah kumulatif ODP sebanyak 626 orang. Dengan keterangan sebanyak 496 orang selesai pemantauan dan 130 orang masih dalam pemantauan.

Lalu jumlah kumulatif angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 57 orang. Dari jumlah tersebut tercatat 26 orang sembuh, 12 orang meninggal dunia, dan sisanya yang masih dalam pengawasan sebanyak 19 orang. (rohman)

Tinggalkan Balasan