5 Orang Lapas Tuban Ditolak Donor Darah

0
Petugas Lapas Tuban ketika donor darah di PMI setempat. (rohman)

hapantura.com Tuban – Lapas Kelas IIB Tuban Kanwil Kemenkumham Jawa Timur  dan Dharma Wanita Persatuan Lapas Tuban menggelar giat bakti sosial dengan donor darah dan membagikan sembako buat masyarakat kurang mampu di tengah Pandemi Covid-19. Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika Kementerian Hukum dan HAM RI Tahun 2021.

Sebanyak 15 orang petugas mendaftar donor darah dan yang memenuhi syarat untuk diambil darahnya sebanyak 10 orang. Ada 5 orang tidak bisa donor  alias tidak memenuhi syarat disebabkan kondisi badan lemah atau tekanan darah yang tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Lapas Tuban Siswarno menyatakan bahwa Kegiatan donor darah merupakan rangkaian kegiatan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Tahun 2021.

“Ini adalah wujud dari rasa syukur Lapas Tuban dan sumbangsihnya agar bermanfaat bagi orang yang membutuhkan,” jelasnya, Jumat (22/10/2021).

Kegiatan donor darah itu menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Setelah itu, petugas Lapas Tuban langsung mensurvei sejumlah lokasi dan dipilih warga yang kurang mampu. Kemudian meraka diberikan paket sembako dengan langsung diberikan di rumah warga penerima.

“Kami sudah survey dan pastikan penerima bantuan sosial adalah warga yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

Total terdapat 50 orang penerima bantuan sosial yang tersebar di Bektiharjo, Prunggahan Kulon, Kedungombo, dan Baturetno. Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 yang belum selesai.

“Semoga apa yang kita berikan ini bermanfaat bagi penerima,” tegas Kalapas Tuban.

Hal sama juga disampaikan Ketua DWP Lapas Tuban Zanne Alvia. Ia menyampaikan agar kegiatan ini menjadi salah satu niat baik dari seluruh anggotanya untuk masyarakat Kabupaten Tuban.

“Ini wujud rasa syukur kami untuk membantu sesama,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, petugas juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya patuh prokes dan pakai masker sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Termasuk, petugas memberi pesan agar masyarakat yang belum divaksin untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19.

Kegiatan tersebut disambut baik Tri (65) salah satu penerima bansos yang tinggal di Prunggahan. Ia menyampaikan jika bantuan yang diterimanya sangat membantu mencukupi hidupnya yang saat ini sebatang kara.

“Terima kasih ini sangat membantu saya semoga bapak ibu sehat semua,” pungkasnya. (rohman)

Tinggalkan Balasan