Adik Penggal Kepala Kakak Kandung Tepat Tujuh Hari Kematian Mertua

0
Kapolres Tuban (kiri) ketika memberikan keterangan kepada awak media.

halopantura.com Tuban – Jami’in (50), tega memenggal kepala kakak kandungnya dengan menggunakan cangkul tepat tujuh hari kematian mertuanya. Setelah dipenggal, kepala Jamiran (55), ditunjukan kepada para jamaah tahlil yang sedang memperingati tujuh hari kematian mertuannya, di Dusun Kayunan, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban.

“Pelaku keluar sudah membawa kepala korban. Para jamaah merasa terkejut dan takut,” kata Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno HR, Rabu, (8/11/2017).

Usai memenggal kepala, pelaku dengan sadis masuk di rumah Hadi yang digunakan untuk yasinan dan tahlilan para jamaah. Pelaku masuk didalam kandang ternak kambing, dan disitu pelaku kembali memenggal kepala kambing.

“Kambing yang akan dipakai untuk acara, dipotong pula oleh pelaku dengan menggunakan cangkul,” terang Kapolres Tuban.

Setelah dipenggal, kepala kambing juga dibawa keluar dan dibuang didepan halaman rumah Hadi. Melihat itu, warga sekitar sangat ketakutan dan berusaha sembunyi lantaran pelaku masih membawa cangkul.

Tidak begitu lama, akhirnya pelaku berhasil diamankan dan dibawa di kantor Polsek setempat. Di kantor polsek, pelaku berusaha kabur dengan cara merusak kaca kantor, tetapi kembali berhasil ditangkap dengan bantuan warga.

“Riwayat pelaku mengalami gangguan jiwa, karena enam bulan yang lalu pelaku dibawa di rumah sakit jiwa Menur Surabaya. Baru enam bulan pelaku pulang karena dianggap membaik,” beber Kapolres Tuban.

Setelah berada di rumahnya, seminggu kemudian mertua pelaku meninggal dunia. Sejak ditinggal mertuannya, kejiwaan pelaku kembali kambuh hingga akhirnya melakukan pembunuhan terhadap kakak kandungnya sendiri.

“Pelaku telah diamankan, dan akan menjalani tes kejiwaan,” jelas Kapolres Tuban.

Pemberitaan sebelumnya, kejadian itu bermula saat sang kakak, Jamiran (55), warga Dusun warang, Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko, bermaksud menjenguk adiknya, Jamin (50). Karena, adiknya sedang mengalami ganguan jiwa dirumah Dusun Kayunan, Desa Rahayu, Kecamatan Soko.

Ketika berada didalam rumah adiknya, mereka berdua diduga terjadi cek cok. Selanjutnya, pelaku nekat mencangkul leher korban hingga putus, Selasa, (7/11/2017), sekitar pukul 19.30 Wib.

Baca : https://www.halopantura.com/sadis-adik-nekat-penggal-kepala-kakak-kandung/

Setelah itu, kepala korban dibawa keluar oleh pelaku sampai sekitar 30 meter, tepatnya berada di depan rumah Hadi, warga setempat. Saat itu, di rumah Hadi sedang ada tahlilan dan warga yang mengetahui langsung ketakutan. (rohman)

Tinggalkan Balasan