Antisipasi Kejahatan, Polres Tuban Kerjasama dengan Polres Rembang

0
Polres Tuban ketika koordinasi di perbatasan Jatim-Jateng, Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar. (Musyafa')

halopantura.com Tuban – Jalur perbatasan antara Kabupaten Tuban dengan Rembang, Jawa Tengah, akan dijaga ketat oleh petugas gabungan selama arus mudik lebaran dan arus balik di tahun ini. Hal itu untuk menekan angka kejahatan yang terjadi di jalur perbatasan itu.

Selain itu, petugas gabungan juga akan mengatur kelancaran lalu lintas di jalur perbatasan. Sehingga pemudik bisa nyaman saat berkendaraan. Komitmen itu telah dilakukan dengan menjalin kerjasama antara Polres Tuban dengan Polres Rembang.

“Kita telah melakukan rapat koordinasi dengan Polres Rembang untuk pengamanan dan kelancaran arus mudik tahun ini,” terang Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, Kamis, (15/06/2017).

Menurutnya, Polres Tuban dengan Polres Rembang bekerjasama untuk mengantisipasi kemacetan di wilayah hukum Tuban maupun Rembang. Selain itu, kerjasama tersebut juga untuk mengantisipasi kejahatan yang terjadi baik pada arus mudik maupun arus balik pada tahun ini.

”Jika di Rembang mengalami kemacetan pada arus mudik, maka akan segera dapat diinfokan kepada kita, agar kita segera dapat melakukan rekayasa arus lalulintas. Dan jika di Rembang ada kejahatan kita juga siap membantu. Begitupun sebaliknya,” tegas Kapolres Tuban.

Untuk menjamin kelancaran mudik, beberapa jalur alternatif dari arah Rembang ke Tuban, dapat ditempuh dari pertigaan Lasem, Pandangan, Kragan, maupun Sarang. Jalur tersebut akan bertemu di Kecamatan Sedang, menuju Sale, dan tiba di Kecamatan Jatirogo.

Begitupun dengan Polres Tuban bakal membuka jalur tengah apabila Pantura padat. Untuk menuju Rembang, pemudik bisa mengambil arah Kecamatan Merakurak, Kerek, Tambakboyo, dan Bancar. Bisa juga menempuh jalur Tuban Selatan, menuju Kecamatan Singgahan, Senori, Bangilan, Jatirogo.

”Kita pastikan jalur mudik tahun ini sudah siap semua,” tambah Kapolres Tuban. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan