Antisipasi Teror, Polisi Tuban Diminta Tingkatkan Kemampuan Penggunaan Senpi dan Seluruh Polsek Dilengkapi CCTV

0
Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono (kiri) ketika memimpin Anev tentang strategi pengamanan markas komando (Mako) Polres Tuban.

halopantura.com Tuban – Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, meminta kepada anggota supaya meningkatkan kemampuan dalam penggunaan senjata api (senpi). Hal itu disampaikannya dalam kegiatan analisa dan evaluasi (Anev) tentang strategi pengamanan markas komando (Mako) dalam rangka mengantisipasi ancaman terorisme di wilayah hukum Polres Tuban, Senin (05/04/2021).

“Pesan saya tingkatkan kemampuan personel baik beladiri maupun penggunaan senjata api, cek lagi kelayakan sarana dan prasarana yang ada, terapkan Standart Operasional Prosedure (SOP) terhadap tamu, yang terpenting adalah kesiapsiagaan anggota setiap saat, anggota harus diingatkan terus bahwa ancaman teror ini tidak akan selesai,” terang Kapolres Tuban.

Ia menjelaskan maksud kegiatan Anev ini untuk mengetahui sejauh mana Polres Tuban dan jajarannya memiliki kesiapan menghadapi segala bentuk ancaman teror yang terjadi.

“Di samping itu melalui kegiatan ini kita bisa mengetahui hal-hal yang menjadi kekurangan  untuk diperbaiki supaya semakin optimal,” tambah Kapolres Jebolan Akademi Kepolisian Sanika Satyawada 2000 itu.

Tak hanya itu, dalam acara itu Kapolres Tuban juga memberikan edukasi terkait ancaman terorisme yang semakin dinamis. Sehingga, semua anggota diimbau paham dan tahu tugasnya saat terjadi ancaman dari kelompok tertentu.

Lebih lanjut, di masing-masing Polsek diminta dipasang kamera atau video CCTV. Sebab, keberadaan CCTV diperlukan untuk mengetahui situasi dan merekam berbagai peristiwa sehingga jika ada kejadian akan mudah dalam proses penyelidikan karena dibantu dengan rekaman CCTV.

“Mako Polsek yang belum terpasang CCTV silahkan dipasang ditempat yang strategis, tempatkan monitor didekat ruang jaga agar anggota yang jaga bisa memantau lewat monitor, untuk CCTV yang rusak segera perbaiki itu sangat membantu mengingat personel jaga sangat terbatas,” pungkasnya. (rohman)

Tinggalkan Balasan