Apel Siaga Bencana, Potensi Ancaman Banjir Masih “Menghantui” Tuban

0
Kapolres Tuban AKBP Darman, ketika melalukan pengecekan anggota pada apel siaga bencana di halaman Mapolres Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Potensi ancaman bencana banjir masih “menghantui” wilayah Kabupaten Tuban di musim penghujan di tahun ini. Dengan kondisi itu masyarakat diminta waspada dan siap siaga untuk menghadapi potensi bencana alam tersebut.

Kondisi tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Tuban H. Riyadi, usai memimpin apel siaga bencana dalam rangka antisipasi menghadapi bencana alam serta penanggulangannya khususnya di masa Pandemi Covid-19, bertempat di halaman Mapolres Tuban, Senin, (25/10/2021). Apel tersebut melibatkan personil gabungan dari pihak Kepolisian, TNI, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, dan pihak lainnya.

“Kegiatan ini semata mata sebagai antisipasi dan kesiap-siagaan kita sesama Forkompimda baik di Jatim maupun Tuban,” ungkap H. Riyadi didampingi Kapolres Tuban AKBP Darman, dan Dandim 0811 Tuban.

Menurutnya, prediksi potensi terbesar ancaman bencana adalah banjir yang berasal dari luapan sungai Bengawan Solo. Sehingga, semua diminta melakukan pencegahan atau antisipasi dini agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan yang menyangkut keselamatan jiwa.

“Kita antisipasi sejak dini agar kita lebih sudah siap,” terang mantan Kepala Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Tuban.

Pengecekan semua personil untuk siap siaga dalam rangka menghadapi bencana alam telah dilakukan.  Alhasil, semua telah siap dan sinergitas semua instansi telah dilakukan untuk menghadapi kejadian yang tidak diinginkan di wilayah Tuban.

“Hasil pengecekan semua siap. Dan kita sinergitas semua instansi, insyaallah lebih dini siap. Sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan yang menyangkut keselamatan masyarakat kita bisa antisipasi,” terangnya.

Selain itu, potensi banjir bandang juga harus diwaspadai masyarakat yang berada di Kecamatan Merakurak, Montong, Singgahan dan wilayah Semanding. Serta bencana alam yang tak terduga berupa angin puting beliung dan tanah longsor juga perlu diwaspadai.

“Semua sudah kita antisipasi. Makannya hari ini kita melakukan apel untuk siaga agar segala sesuatu berjalan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup Tuban juga mengingatkan agar pencegahan dan antisipasi bencana alam ini tidak menimbulkan klaster baru penularan Covid-19. Sehingga, semua pihak diminta untuk tetap mematuhi prokes sesuai anjuran pemerintah yakni pakai masker, tak berkerumun, dan lainnya.

“Tidak boleh abai (prokes) karena wabah Covid-19 ini masih menjadi atensi kita walaupun hari ini di Tuban tidak ada kasus baru, tapi tolong semua pihak taati prokes,” pungkasnya. (rohman)

Tinggalkan Balasan