APK Melanggar, KPU Tuban Baru Investigasi

2
APK milik Paslon nomor urut dua yang didduga melanggar aturan. (rohman)

halopantura.com Tuban – Pelanggaran pemasangan alat peraga kampaye (APK) Pilgub Jatim kembali muncul di wilayah Kabupaten Tuban. Tetapi sejauh ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban belum berani menindak tegas, dan APK yang diduga melanggar masih terpasang dengan gagah.

Bahkan Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tuban telah melakukan koordinasi dengan KPU Tuban atas APK yang terpasang tidak sesuai aturan milik pasangan calon (Paslon) Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno.

APK berbentuk baliho itu bergambar Gus Ipul-Puti yang terpasang di sekitar kawasan pendidikan di SMPN 4 Tuban, tepatnya di jalan Prof. Dr. KH. Fatkhurrahman Kafrawi No. 1, Bogorejo, Merakurak, Tuban, Kamis, (10/5/2018).

Larangan pemasangan di kawasan pendidikan juga sesuai dengan peraturan Bupati Tuban nomor 1 tahun 2018 tentang lokasi atau tempat yang dilarang untuk pemasangan alat peraga kampaye.

“Kita telah melakukan koordinasi bersama KPU Tuban terkait temuan APK tersebut,” kata Masrukhin, Ketua Panwaslu Kabupaten Tuban.

Selain itu, Panwaslu Tuban juga telah merekomendasikan kepada KPU Tuban untuk menertibkan atau menurunkan APK tersebut. Karena APK itu berada di sekitar kawasan pendidikan yang di pasang oleh oleh tim sukses dari salah satu paslon.

“Jika KPU sudah tahu, maka KPU harus menindak, tidak harus menunggu rekomendasi dari kita,” tambah Masrukhin.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Tuban, Kasmuri, mengatakan masih melakukan investigasi di lapangan terkait pelanggaran APK tersebut. Serta ia mengajak kepada masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pelanggaran di pemilu.

“Sampai hari ini masih kita investigasi di lapangan titik pelanggaran yang dimaksud. Oleh karena itu jika ada pelanggaran, maka masyarakat bisa menyampaikan di sertai bukti pelanggarannya,” ungkap Ketua KPU Tuban.

Pemberitaan sebelumnya, Panwaslu Kabupaten Tuban telah mencatat pelanggaran APK Pilgub Jatim sebanyak 205 APK yang di pasang KPU Tuban. Serta pelanggaran sebanyak 29 alat peraga sosialisasi (APS) Pilgub Jatim sampai dengan akhir bulan April 2018.

Baca : https://www.halopantura.com/panwaslu-tuban-temukan-ratusan-apk-melanggar-aturan/

APK yang melanggar itu berbentuk spanduk bergambar pasangan calon gubenur dan calon wakil gubenur yang terpasang di sejumlah titik. Contohnya APK yang melanggar yakni di pasang dengan cara diikat di pohon dan tiang listrik. (rohman)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here