Asah Kreativitas, Pemuda Karang Binangun Studi Ekskursi di Inkago Art Jatirogo

0
Foto bersama usai studi ekskursi di Inkago Art di Jatirogo, Tuban.

halopantura.com Tuban – Sejumlah pemuda yang berasal Dusun Karang Binangun, Kecamatan Kerek melaksanakan studi ekskursi di Inkago Art di Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Minggu (28/06/2020).

Nurul Huda, selaku pemimpin tokoh pemuda Dusun Karang Binangun mengatakan kegiatan studi ekskursi ini bertujuan agar pemuda-pemuda dusun bisa belajar untuk mengasah kreativitas.

“Studi ekskursi ini bertujuan agar pemuda dusun dapat mengembangkan kreativitasnya,” katanya.

Objek studi ekskursi kali ini, kata dia, merupakan sentra industri kreatif yang ada di Kecamatan Jatirogo, Tuban, yang sudah malang melintang di dunia UMKM.

“Inkago Art ini sangat cocok untuk dijadikan tempat belajar. Selain karena orang-orangnya sudah berpengalaman, mereka juga tidak pelit ilmu. Makanya kami memilih sentra industri kreatif ini sebagai tempat belajar,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, kata dia, para pemuda mendapatkan penjelasan langsung mengenai proses pembuatan produk kreatif dari awal hingga penjualan oleh pakar yang bekerja langsung di lapangan.

“Di samping itu, kami juga dapat belajar dari kasus-kasus nyata serta mendapatkan insight dari penjelasan yang diberikan,” katanya.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Direktur Eksekutif Inkago Art, Ali Zainul Sofan. Ia mengapresiasi langkah pemuda Karang Binangun sebesar-besarnya lantaran tidak pernah berhenti untuk mengasah keterampilannya.

“Pertama kami apresiasi dan salut kepada komunitas pemuda Karang Binangun untuk kedatangannya ke tempat kami,” kata Direktur Eksekutif Inkago Art itu.

Selain itu, Ali Zainul Sofan juga mengajak kepada seluruh pemuda Karang Binangun agar sama-sama saling membantu untuk membangkitkan potensi industri kreatif di Tuban.

“Saya mengimbau kepada semua teman-teman agar sama-sama membantu membangkitkan gairah industri kreatif kita demi perkembangan Tuban sebagai kabupaten yang kreatif,” tuturnya.

Salah satu peserta studi ekskursi, Jumain mengatakan kegiatan itu sangat menarik dan bermanfaat karena selain mendapatkan materi melalui pemaparan dari nara sumber, juga menambah pengalaman karena bisa melihat langsung proses produksi di lapangan.

“Dengan adanya kegiatan ini, saya dan teman-teman juga termotivasi oleh para nara sumber untuk lebih berani dalam membuat produk dan mengambil keputusan dalam membuat desain,” pungkasnya. (ova/at/roh)

Tinggalkan Balasan