Asyik Mandi, Bocah 9 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo

0
Lokasi pertama bocah tenggelam di bengawan Solo. (Galuh Setiyadi)

halopantura.com Bojonegoro – Ah Nuruddin Jauhari, bocah kelas 4 SDN Payaman 2, asal Dusun Merbong, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro dikabarkan tenggelam di sungai bengawan solo di Desa setempat.

Bocah berusia 9 tahun itu tenggelan saat mandi bersama dua temannya bernama Noval (10) dan Ali mustofa (9) sekitar pukul 15.00 Wib, Minggu (21/08/2017) kemarin. Hingga kini bocah malang tersebut belum ditemukan.

Upaya pencarian bocah tersebut dilakukan oleh Tim SAR dari BPBD yang dengan menerjunkan 2 unit perahu dan 12 personil serta dari BASARNAS kantor Surabaya dengan menerjunkan 1 unit perahu dan 8 personil. Pencarian dilakukan di titik lokasi kejadian dan menyisir hingga ratusan meter dari lokasi kejadian.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro, Andik sujarwo menjelaskan pencarian korban tenggelam sudah mulai dilakukan sejak Minggu kemarin hingga saat ini. Namun, korban masih belum berhasil ditemukan.

“Begitu mendapat laporan, kemarin (Red, Minggu) kami langsung menerjunkan personil SAR gabungan dan BASARNAS dengan menggunakan perahu untuk melakukan pencarian. Semoga korban bisa ditemukan secepatnya,” katanya, Senin (21/08/3017).

Sementara Kapolsek Ngraho, AKP Purwanto menerangkan, kejadian bermula ketika korban mandi bersama dua temannya usai mancing di pinggir bengawan. Begitu berada di aliran sungai bengawan solo korban terbawa arus.

Korban sempat meminta tolong kepada dua temannya. Akan tetapi dua temannya tidak berani menolong karena arus sungai begitu deras.

“Usai mancing bersama temannya korban mandi. Setelah berada di sungai bengawan solo korban terseret arus yang sangat deras. Korban sempat minta tolong tapi teman korban tidak berani menolongnya,” terang Kapolsek Ngraho.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan oleh dua temannya ke warga setempat dan perangkat Desa serta dilanjutkan ke pihak Polsek. Sebelum Tim SAR gabungan tiba dilokasi, warga setempat sempat melakukan pencarian dengan cara menyelam. Namun hal itu juga tidak membuahkan hasil. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan