Beri Imbauan Physical Distancing, Petugas Gabungan Temukan Arak di Warung

0
Petugas ketikan melakukan imbauan penerapan physical distancing di salah satu warung yang ada di Kabupaten Tuban.

halopantura.com Tuban – Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP Tuban semakin gencar melakukan imbauan kepada masyarakat agar melaksanakan physical distancing atau menjaga jarak fisik. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kegiatan imbau penerapan physical distancing tersebut dilakukan petugas dengan mendatangi sejumlah warung dan tempat-tempat yang dijadikan berkumpulnya masyarakat. Serta petugas juga mengajak warga untuk tetap berada di rumah selama Pandemi Covid-19.

Dalam kegiatan itu, petugas malah menemukan minuman arak yang dijual di warung di Desa Pliwetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Selanjutnya, petugas mengamankan minum haram tersebut sebagai barang bukti.

“Dua botol arak dan minuman alkohol ginseng kuda telah kita amankan di kantor sebagai barang bukti. Pemilik warung kita data serta dilakukan pembinaan,” kata Joko Herlambang Kasi Operasi dan Pengendali Satpol PP Tuban, Kamis, (9/4/2020).

Menurutnya, kegiatan gabungan ini dalam rangka untuk menciptakan ketertiban dan ketenteraman di wilayah hukum Tuban. Termasuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi physical distancing.

“Kita minta masyarakat untuk mematuhi physical distancing guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” terang Joko Herlambang.

Selain itu, para petugas juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun. Serta mengikuti pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari virus corona.

“Kegiatan serupa akan terus kita lakukan disejumlah titik,” terang Herlambang.

Sebatas diketahui, Kabupaten Tuban saat ini berstatus zona merah setelah ada dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) positif terinfeksi Covid-19. Keduanya merupakan warga asal Kecamatan Semanding dan Tuban.

Satu PDP yang positif adalah seorang perawat laki- laki asal Kecamatan Semanding, Tuban. Ia telah meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis, Senin sore, (6/4/2020).

Kemudian, PDP positif Covid-19 yang kedua merupakan tenaga medis asal Kecamatan Kota Tuban. Kini, perempuan tersebut masih menjalani perawatan medis di ruang isolasi RSUD dr Koesma Tuban.

Dua tenaga medis tersebut memiliki riwayat pernah menjalani pelatihan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Asrama Haji Surabaya, digelar mulai tanggal 9 sampai 18 Maret 2020. (rohman)

Tinggalkan Balasan