Bermain Imbang, Panpel Persatu Tuban Keluarkan Rp 100 Juta Lawan Persebaya

0
Persatu Tuban (kostum hijau) ketika melawan Persebaya di Stadion Lokajaya Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persatu Tuban mengeluarkan dana lebih dari Rp 100 juta ketika melawan Persebaya pada kompetisi lanjutan Liga 2 Indonesia, di Stadion Lokajaya Tuban, Senin, (28/8/2017).

Pertandingan digelar tanpa penonton tersebut berakhir dengan skor kaca mata 0-0. Skor sama itu membuat Fahmi Fikroni, Manajer Persatu Tuban merasa kecewa atas hasil pertandingan tersebut.

“Kita merasa kecewa bermain di kandang (Tuban, red) dengan hasil skor sama, dan Panpel mengeluarkan dana lebih Rp 100 juta dalam pertandingan kali ini,” terang Fahmi Fikroni.

Manajemen Persatu menyoroti skor sama itu disebebkan Persatu Tuban bermain tanpa dukungan penonton. Sehingga para pemain Persatu belum bisa menujukan kemampuannya secara maksimal dalam mencetak gol dipertandingan.

“Keberadaan penonton didalam lapngan sangat mempengaruhi pertandingan, karena penonton adalah motivasi buat anak-anak ketika bertanding,” terang Fahmi Fikroni.

Baca : http://www.halopantura.com/persatu-tuban-vs-persebaya-tanpa-penonton-tribun-vip-hampir-penuh-bonek-di-pulangkan/

Dengan hasil imbang ini, Fahmi Fikroni, akan melakukan evaluasi di semua lini pemain dalam rangka menghadapi liga selanjutnya melawan PSBI Blitar. Selanjutnya, liga berikutnya Persatu Tuban mentargetkan meraih kemenangan.

“Laga berikutnya kita target penuh menang,” jelas Roni panggilan akrabnya ketika jumpa pers didampingi Pelatih Persatu Tuban, Edi Sugiharto.

Sementara itu, Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera, mengaku bahwa hasil imbang merupakan hasil kerja keras para pemain. Karena babak pertama sampai babak kedua, pemain memiliki peluang menciptakan gol.

“Babak pertama kita bermain bagus dan punya peluang menciptakan gol, sampai di babak kedua juga,” kata Alfredo Vera dalam jumpa pers.

Terkait bermain tanpa penonton, Alfredo Vera, juga mengaku lebih suka bermain dengan dukungan suporter di dalam pertandingan.

“Lebih bagus kita bermain dengan penonton,” kata Alfredo Vera. (rohman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here