BPBD Tuban Gembleng 200 Relawan Penanggulangan Bencana

0
Salah satu relawan BPBD Tuban ketika sedang berlatih.

halopantura.com Tuban – Sebanyak 200 relawan mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Tuban, di pantai Manggrove Center, Jenu, Tuban. Pelatihan dimulai sejak tanggal 10 sampai 12 Juli 2018.

Pengemblengan rewalan itu dengan tujuan untuk meminimalisir korban dan resiko bencana di wilayah Tuban. Hal itu diungkapkan Bupati Tuban H. Fathul Huda saat membuka acara tersebut, Rabu, (11/7/2018).

Bupati Tuban dalam sambutannya menyampaikan pelatihan ini dalam rangka memaksimalkan upaya mitigasi bencana, sehingga perlu adanya partisipasi masyarakat guna meminimalisir resiko bencana dan korban.

“Salah satu upaya (meminimalisir resiko, red) dengan mengoptimalkan peran relawan yang berasal dari masyarakat itu sendiri,” ungkap Bupati Tuban

Orang nomor satu di Tuban itu berpesan agar BPBD Tuban sebagai leading sector untuk berkoordinasi dengan stakeholder terutama masyarakat.  Hal ini perlu dilakukan sebagai wujud kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Koordinasi itu juga sebagai upaya agar tidak terjadi kesalahpahaman antar pihak yang berupaya membantu dalam kegiatan penanggulangan bencana,” tambah Bupati dua periode itu.

Dihadapan para peserta dan relawan, Bupati berpesan agar peserta bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan. Serta bertindak professional sesuai dengan tugas dan tanggung jawab.

“Saya berharap para relawan penanggulangan bencana di Kabupaten Tuban semakin mahir dan kompeten setiap melakukan serangkaian penanggulanggan bencana,” tegas Bupati.

Bupati dua periode ini menambahkan bahwa bencana yang pernah terjadi harus menjadi pelajaran dan bahan evaluasi untuk dijadikan dasar dalam menentukan upaya mitigasi bencana. Penyelenggaraan penanggulangan bencana terdiri dari 3 tahap, meliputi pra bencana, saat tanggap darurat, dan pasca bencana.

“Upaya penanggulangan bencana merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan mulai tahap sebelum, saat terjadi dan setelah terjadinya bencana,” tutur Bupati.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono, pelatihan ini meliputi kegiatan pemadam kebakaran, penyelamatan di perairan dan ketinggian, serta informasi komunikasi kebencanaan dengan kendaraan Kommob (Komunikasi Mobile).

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan relawan dalam mendukung dan mewujudkan ketangguhan masyarakat terhadap bencana, serta kesiapsiagaan dan kewaspadaan ketika ada musibah,” ungkapnya.

Mantan Camat Widang ini menambahkan bahwa Kabupaten Tuban memiliki telah 570 relawan terlatih. Tidak hanya itu, telah berdiri Sekretariat Bersama (Setber) di Kecamatan Montong dan Plumpang.

“Kedepannya, juga akan didirikan Setber di seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban,” pungkasnya. (mus/roh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here