Buron Sejak 2014, DPO Kasus Pembunuhan Ditembak Mati

0
Ilustrasi. (Ist)

halopantura.com Tuban – Berakhir sudah perjalanan Misnabi (45) warga Dusun Parebeen, Desa Nyabekan Timur, Kecamatan Batang-Batang,Sumenep, Madura, Jawa Timur. Ia tewas ditembak mati oleh anggota saat akan ditangkap dalam kasus pembunuhan, Selasa, (10/7/2018).

Pelaku bersama dengan tiga rekannya tega mengakhiri nyawa Ali Rifa’i, warga Desa Montorna, Kecamatan Pasongsosongan. Setelah itu, Misnabi, ditetapkan sebagai DPO Polres Sumenep.

Hingga akhirnya keberadaan pelaku diketahui anggota berada dirumahnya sendiri di desa setempat, dan saat akan ditangkap pelaku melawan.

“Pada saat dilakukan upaya paksa (penangkapan) dirumahnya, tersangka melakukan perlawanan dengan membawa senjata tajam berupa pisau sehingga anggota melakukan tindakan tegas,” kata Pgs Kasubbag Humas Polres Sumenep, Iptu Joni Wahyudi.

Menurutnya, tembakan peringatan sudah dilakukan oleh polisi sesuai dengan protap yang berlaku dikepolisian

“Penindakan tegas dan terukur diawali dengan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan. Sampai kemudian, anggota Resmob mengarahkan tembakan ketubuh tersangka berakibat tetsangka MD (mati ditempat),” tegasnya.

Sebelumnya, Misnabi adalah seorang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2014 lalu. Misnabi diduga kuat terlibat aksi pembunuhan pada  Kamis 8 Mei 2014 sekira pukul 02.30 Wib dengan korban Ali Rifai Warga Desa Montorna.

Dalam kasus itu, terungkapnya keterlibatan Misnabi dengan kasus itu, setelah Polisi berhasil mengamankan tiga orang pelaku lain. Ketiganya yakni Ahmad Radi (29), Zaini (37) Warga Dusun/Desa Montorna dan Suhabi (35) warga Dusun Tobinang, Desa Nyabakan Timur, Batang-batang.

“Perkara ketiga tersangka sudah mendapat Putusan Pengadilan Negeri Sumenep,” tuturnya.

Saat ini jenazah Misnabi telah dimakamkan dirumahnya duka. Sebelumnya, jenazah berada di  Rumah Sakit Umum Dr. Moh Anwar. (Sapraji/roh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here