Cari Buah Kluwih, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan

0
Anggota Polsek Rengel, Polres Tuban, ketika evakuasi jasad korban dilokasi kejadian.

halopantura.com Tuban – Seorang kakek berusia 57 tahun ditemukan tergeletak di jalan gang masuk Dusun Tempes, Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Tuban, dalam kondisi sudah meninggal dunia, Senin, (21/8/2017), sekitar pukul 13.00 Wib.

Korban diketahui bernama Mbah Tamat yang merupakan warga Desa Tambakrejo, Kecematan Rengel. Ia meninggal dunia dikarenakan kelelahan atau terkena serangan jantung usai mencari buah kluwih di Desa Karangtinoto itu.

“Korban ditemukan warga sudah dalam kondisi meninggal dunia,” terang AKP Elis Suedayati, Kasubbag Humas Polres Tuban.

Kejadian itu bermula saat korban dengan menggunakan sepeda pancar pergi keluar rumah untuk mengambil buah kluweh di Desa Karangtinoto, sekitar pukul 08.00 Wib. Seperti biasa buah tersebut biasanya akan dijual lagi oleh korban.

Setelah mendapatkan buah kluweh sebanyak tiga karung, korban menaruh buah itu diatas sepedah pancal miliknya. Selanjutnya, korban pergi pulang ke rumah dengan membawa buah kluwih itu.

Namun naas ketika ditengah perjalanan, korban kelelahan hingga mengalami serangan jatung. Kemudian, sepedah pancal yang berisi tiga karung buah tersebut roboh dan korban ditemukan oleh warga sudah tidak bernyawa lagi.

“Menurut keterangan anak korban, bahwa ia (korban, red) memiliki riwayat penyakit paru-paru. Sudah tiga bulan ini korban berobat ke dokter,” beber AKP Elis Suedayati.

Mengetahui hal itu, anggota Polsek Rengel mendatangi lokasi kejadian dan membawa jasad korban ke rumah duka bersama tim medis pukesmas setempat. Hasil pemeriksaan medis dirumah korban, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dalam diri korban.

“Korban murni meninggal dunia karena kelelahan,” tegas AKP Elis panggilan akrab Kasubbag Humas Polres Tuban itu.

Barang bukti dalam kejadian tersebut ditemukan sepeda ontel milik korban dengan membawa tiga karung yang berisi buah kluwih, dan beberapa barang bukti lainnya. Hingga saat ini jasad korban telah diserahkan kepada keluarga duka untuk dimakamkan.

“Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga duka dengan membuat surat penyataan,” tegas AKP Elis. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan