Dekranas Dorong Batik Tenun Gedok Tuban Masuk Pasar Internasional

0
I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Ketika jumpa pers di Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), berharap hasil batik tenun gedok asal Kabupaten Tuban bisa tembus ke pasar Internasional. Hal itu diungkapkan I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas, ketika jumpa pers di Tuban, Selasa, (19/7/2017).

“Kita punya mimpi untuk batik tenun gedok Tuban bisa tembus pasar Internasional. Bagi saya mimpi itu sangat bisa karena batik Tuban memiliki kualitas yang bagus dan ciri khas,” kata I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Untuk menuju itu, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menjelasakan, bahwa kualitas batik tenun gedok Tuban harus terus dijaga oleh para pengrajin batik dengan menikuti pelatihan dan pameran. Sehingga target untuk masuk di pasar Internasional bisa terwujud dengan kualitas batik yang bagus.

“Masuk di pasar Internasional masih terbuka lebar buat batik tenun gedok Tuban,” jelas Bintang panggilan akrab Istri menteri Koperasi dan UKM.

Lebih lanjut, Bintang mengatakan Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM bersama dengan Dekranas akan terus memperkuat sinergi dalam rangka melindungi pengusaha tenun tradisional dari serbuan barang impor. Hal ini dilakukan agar tenun tradisional tetap produktif dan terjaga kelestariannya sebagai warisan budaya.

“Tenun tradisional harus dipertahankan dari gempuran tenun asing yang mulai banyak masuk ke pasar dalam negeri. Ini sangat penting untuk mempertahankan warisana budaya lokal,” terang Bintang.

Target masuk di pasar Internasional itu juga di amini oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim, Mas Purnomo Hadi. Ia mengaku peluang untuk masuk di pasar Internasional masih terbuka lebar bagi batik tenun gedok Tuban.

“Kita berjanji akan terus meningkatkan kualitas produk dan pengrajin batik, termasuk pengrajin batik Tuban. Supaya batik tenun gedok Tuban nantinya bisa tembus ke pasar Internasional,” terang Mas Purnomo. (rohman)

Tinggalkan Balasan