Depresi, Kakek 73 Tahun Nekat Gantung Diri

0
Kondisi jasad korban dirumah duka. (Galuh Setiyadi)

halopantura.com.com Bojonegoro – Seorang kakek bernama Sarlan (73), warga Dusun Karangpoh, Desa Jawik, Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Aksi nekat itu dilakukan di dalam sebuah kandang miliknya dengan menggunakan tampar plastik, Senin (24/07/2017),sekira pukul 06.00 Wib.

Korban nekat mengakhiri hidupnya karena depresi sering sakit-sakitan. Serta jasad Korban telah diserahkan kepada keluarga duka untuk dimakamkan.

 

“Hasil pemeriksaan, pada tubuh korban tidak ada tanda penganiayaan, hanya ditemukan jeratan tali dileher korban, itu bekas gantung diri,” kata Danang, Mantri Puskesmas Tambakrejo.

Kejadian bermula ketika Evi DM merupakan cucu korban melihat korban sedang membawa sebuah sabit. Saksi mengira jika korban akan berangkat ke sawah seperti hari-hari biasanya.

Kemudian Marnoto, anak korban mencari orang tuanya usai jalan-jalan pagi. Karena tidak ada jawaban, Marnoto berusaha mencari korban di belakang rumah. Marnoto terkejut ketika masuk kedalam kandang melihat korban sudah meninggal dunia dalam keadaan menggantung.

“Saya habis jalan-jalan pagi, saat pulang kerumah saya manggil bapak tapi tidak ada jawaban. Kemudian saya mencari kebelakang rumah dan kandang, saya terkejut bapak sudah gantung diri didalam kandang,” kata Marnoto.

Melihat orang tuanya gantung diri, Marnoto berteriak dan meminta tolong kepada warga sekitar. Warga langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi tubuh korban.

Kejadian gantung diri ini kemudian dilaporkan ke perangkat Desa dan diteruskan ke pihak Kepolisian Polsek Tambakrejo. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan bersama tim medis Puskesmas Tambakrejo.

Hasil hasil pemeriksaan, korban dinyatakan murni tewas akibat gantung diri. Saat pemeriksaan, ditubuh korban tidak ditemukan adanya penganiayaan. Hanya saja ditemukan bekas jeratan tali akibat gantung diri dileher korban. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan