Dihajar 3-0, Pelatih Mitra Kukar Akui Kehebatan Persatu Tuban

0
Rafael Berges Marin, Pelatih Mitra Kukar FC, ketika jumpa pers usai pertandingan di Stadion Bumi Wali Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Kesebelasan Mitra Kukar FC dihajar Persatu Tuban dengan skor telak 0-3 dalam kompetisi lanjutan putaran ke dua Liga 2 Indonesia, bermain di Stadion Bumi Wali Tuban, Selasa sore, (8/10/2019).

Atas kekalahan itu, Rafael Berges Marin Pelatih Mitra Kukar FC, mengakui tim Tuban bermain bagus. Termasuk mentalitas para pemain Laskar Ronggolawe Tuban juga diakui bagus.

“Tuban bermain bagus hari ini, lebih kuat dari Mitra Kukar, dan mentalitas juga bagus, dan selamat untuk Tuban,” ungkap Rafael Berges Marin ketika jumpa pers usia pertandingan.

Kekalahan Mitra Kukar itu dinilai pelatihan lantaran para pemian belum siap menghadapi Tuban. Sehingga, timnya harus kebobolan tiga gol tanpa balas.

“Faktor kekalahan, karena kita belum siap untuk bertanding hari ini,” ungkap Rafael Berges Marin.

Dalam pertandingan itu, tim tuan rumah yang didukung ribuan suporter bermain terbuka dan menyerang. Alhasil, di babak pertama kesebelasan Persatu Tuban berhasil mencetak dua gol.

Gol tersebut di cetak Mamadou Lamarana Diallo di menit 31, dan Syahrur Ramadhani di menit 37. Skor 2-0 unggul untuk tuan rumah berakhir hingga babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, Mitra Kukar yang mengenakan kostum kuning bermain menyerang. Mereka pun bermain terbuka untuk memperkecil kekalahan.

Namun, keasyikan menyerang membuat lini pertahanan Mitra Kukar dengan mudah berhasil ditembus pemain Tuban.

Hingga akhirnya, Tuban kembali menggandakan gol pada menit 71 yang dicetak Taufan Hidayat. Kemenangan Tuban 3-0 berakhir hingga pertandingan selesai.

“Kita merasa bersyukur bisa meraih poin penuh di pertandingan ini,” ungkap Pelatih Persatu Tuban, Bambang Sumantri.

Lebih lanjut, ia menyampaikan semua pemain terlihat begitu semangat dan menjalankan instruksi dengan baik hingga pertandingan selesai. Hal itu menunjukkan bahwa meraka bertekad untuk mengamankan poin penuh di setiap pertandingan agar bisa bertahan di Liga 2 tahun depan.

“Kita sangat puas dengan hasil ini, tetapi puas ini ada evaluasi karena habis ini kita menghadapi PSIM Yogyakarta. Peluang bertahan di Liga 2 masih sangat terbuka buat Tuban,” jelas Bambang Sumantri.

Tambahan tiga poin itu, membuat Persatu berada di peringkat ke-10 klasemen wilayah Timur dengan meraih 20 poin dari 17 kali pertandingan. Untuk tim Mitra Kukar berada diperingkat 2 dengan 30 poin dari 19 pertandingan.

Sedangkan  juru kunci klasemen sementara diduduki oleh Madura FC dengan 20 poin dari 19 pertandingan. (rohman)

Leave a Reply