Dihajar Persegres, Lima Pemain Persatu Terancam Dipecat

0
Persatu Tuban ketika bertanding melawan Persegres di Stadion Lokajaya Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Kekalahan memalukan Persatu Tuban dari Persegres Gresik United di kandangnya Stadion Lokajaya Tuban, Sabtu, (30/6/2018), menjadi pukulan berat buat pelatih.

Pelatih Persatu menilai kekalahan 0-2 di Piala Indonesia tersebut disebabkan kurang maksimalnya beberapa pemain saat bertanding. Bahkan, lima pemain terancam dicoret lantaran bermain buruk.

“Setelah ini ada pemangkasan empat sampai lima pemain, dan kita telah melakukan pendekatan pemain baru,” kata Pelatih Persatu Tuban, Edy Sutrisno, Minggu, (1/7/2018).

Pelatih mengaku perombakan pemain akan dilakukan secepatnya pada posisi kiper, dan lini depan yang kurang mampu menciptakan peluang menjadi sebuah gol. Sedangkan lini tengah diakui sudah cukup bagus untuk untuk memperkuat tim.

“Pemain belakang saya kira sudah cukup tinggal peningkatan saja, termasuk lini tengah sudah baik. Kita butuh pemain depan dan kiper untuk memperkuat tim,” terang Edy Sutrisno.

Menurutnya, saat ini tim Persatu Tuban belum terbentuk secara penuh dan baru mencapai 60 persen. Sehingga membutuhkan perombakan beberapa nama pemain yang dinilai kurang layak sebelum kompetisi bergulir.

“Persatu butuh pemain yang layak untuk memperkuat tim,” tegas Edy panggilan akrab Pelatih Persatu Tuban.

Lebih lanjut, Edy menambahkan target Persatu untuk menghadapi kompetisi Liga 3 Indonesia sangat berat. Sehingga tim membutuhkan pemain yang memiliki kualitas bagus agar karakter Tuban akan muncul kembali.

Sebatas diketahui, Persatu Tuban menjalani laga perdana piala Indonesia dengan hasil buruk berupa kekalahan dengan skor telak 0-2 dari tim Persegres Gresik United, di stadion Lokajaya Tuban, Sabtu, (30/6/2018).

Baca : https://www.halopantura.com/piala-indonesia-persatu-tuban-dihajar-persegres-0-2/

Pelatih Persatu menilai salah satu faktor kekalahan karena kiper kurang kosentrasi. (rohman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here