Dijanjikan Akan Dinikahi, ABG Berusia 16 Tahun Disetubuhi

0
Wajah pelaku ketika diamankan anggota. (Galuh Setiyadi)

halopantura.com Bojonegoro – Dijanjikan akan dinikahi, ABG berusia 16 tahun asal Bojonegoro rela disetubuhi oleh kekasihnya sebanyak empat kali. Akibat perbuatan itu, sebut saja Bunga (nama samaran, red) masih mengalami trauma berat hingga saat ini, Senin, (3/7/2017).

Perbuatan bejat itu dilakukan oleh pelaku berinisial WDC (32), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Serta saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bojonegoro guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku telah ditahan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Sujarwanto.

Peristiwa persetubuhan tersebut bermula pada sekitar awal bulan September 2015. Korban saat itu bekenalan dengan pelaku melalui pesan singkat (SMS).

Selanjutnya sekira bulan Oktober 2016, Bunga mulai menjalin asamara dengan pelaku. Setalah itu, Bunga diajak  berhubungan layaknya suami istri oleh pelaku dengan dijanjikan akan dinikahi jika hamil.

“Setelah berpacaran, korban dijanjikan akan dinikahi oleh pelaku dan untuk membuktikan keseriusannya korban diajak malakukan hubungan badan. Apabila korban tidak mau mengikuti kemauan pelaku, korban diancam akan dibunuh,” ungkap Kasat Reskrim.

Persetubuhan yang pertama kali terjadi pada bulan Juni 2016 sekira jam 15.00 Wib, di dalam kamar rumah persewaan di Desa Kapas. Kemudian persetubuhan yang kedua terjadi pada bulan Agustus 2016 sekira pukul 19.00 Wib, dan di susul persetubuhan yang ketiga.

“Persetubuhan kedua dan ketiga dilakukan di sebuah rumah di Desa Semanding Kecamatan Bojonegoro Kota,” terang Kasat Reskrim.

Tak puas menikmati tubuh Bunga, pelaku pada Senin 26 Juni 2017, kembali mendatangi rumah Bunga. Kemudian pelaku mengajak Bunga ke rumahnya dengan modus silaturahmi dengan orang tua pelaku.

Ternyata pelaku tidak mengajak korban ke rumahnya, melainkan diajak ke tempat persewaan kamar di Desa Kapas untuk melakukan hubungan suami istri.

“Saat sebelum melakukan persetubuhan pelaku kembali mengancam korban apabila korban tidak mau mengikuti kemauan pelaku, korban diancam akan dibunuh,” tegas AKP Sujarwanto.

Setelah kejadian tersebut, korban baru bilang pada orang tuanya bahwa pelaku dan korban telah melakukan persetubuhan sebanyak empat kali. Kerena tidak terima, orang tua Bunga melaporkan ke Polres Bojonegoro. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan