Ditinggal Kerja, Rumah Warga Palang Ludes Terbakar

0
Rumah warga rata dengan tanah akibat dilalap si jago merah.

halopantura.com Tuban – Sebuah rumah milik Sumitro, warga Desa Cepokorejo, Kecamatan Palang, Tuban ludes dimakan si jago merah. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa lantaran rumah dalam kondisi kosong ditinggal penghuninya kerja.

“Korban jiwa nihil, dan kita telah menyalurkan bantuan kepada Korban rumah terbakar,” kata Joko Ludiono, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Senin, (11/6/2018).

Peristiwa kebakaran itu bermula saat korban yang berprofesi sebagai nelayan pergi dari rumah menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Lohgung, Kecamatan Brondong, Lamongan, Minggu, (10/6/2018) sekitar pukul 19.30 Wib.

Ia pergi ke lokasi untuk bekerja memperbaiki perahu nelayan. Sedangkan, istrinya sedang berada di rumah saudaranya dan rumah ditinggal dalam kondisi kosong.

Tak lama berselang, warga sekitar mengetahui kobaran api yang berhasal dari dalam rumah korban. Diduga api itu berasal dari  hubungan arus pendek listrik.

“Api diduga berasal dari konsleting listrik atau hubungan arus pendek listrik yang berasal dari dalam rumah,” beber Joko Ludiono.

Kobaran api pun semakin membesar lantaran rumah korban terbuat dari bambu dan kayu yang mudah terbakar.

Mengetahui hal itu warga sekitar lokasi berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Tetapi usaha warga belum membuahkan hasil dan api terus menyala.

Hingga akhirnya si jago merah berhasil di jinakkan setelah dua mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Serta rumah korban rata dengan tanah akibat kobaran api tersebut.

“Kita mengerahkan dua mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api dengan dibantu warga pula,” jelas Joko Ludiono mantan Camat Grabagan itu.

Menurutnya, api cepat membesar dikarenakan rumah warga (korban,red) terbuat dari bambu dan kayu. Sehingga kobaran api cepat membesar dan menjalar dibagian rumah.

“Kerugian materi yang dialami korban akibat kejadian itu diperkirakan sekitar Rp 50 juta,” pungkasnya. (rohman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here