DPRD Tuban Gelar Paripurna LKPJ Tahun Anggaran 2017

0
Suasana sidang paripurna tentang LKPJ Bupati Tuban tahun anggaran 2017. (rohman)

halopantura.com Tuban – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban menggelar sidang paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tuban tahun anggaran 2017, dilaksanakan di ruang paripurna dewan, Sabtu, (19/2/2018).

Sidang tersebut di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Tuban, H. Miyadi, dan dihadiri anggota dewan, beserta Organisasi perangkat daerah (OPD) Tuban. Selain itu, turut hadiri Bupati Tuban H. Fathul Huda, Forpimda, dan beberapa pihak terkait lainnya.

Nota pengantar laporan langsung disampaikan oleh Bupati. Di atas podium dewan, Bupati Tuban juga menyampaikan beberapa hal terkait kinerja dan raihan delapa prestasi selama satu tahun kemarin.

Prestasi itu antara lain penghargaan wahana tata nugraha katagori lalulintas katagori kota kecil. Pengharargaan kepada bupati Tuban sebagai pembina keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perusahaan penerima kecelakaan nihil tingkat Jatim.

Baca : https://www.halopantura.com/bupati-tuban-kembali-sabet-penghargaan-pembina-k3-terbaik-tingkat-jatim/

Selanjutnya Tuban meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari badan pemeriksaan keuangan (BPK), penghargaan adipura. Serta penghargaan Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2017 sebagai Kabupaten terbaik dengan Indek 75,64 atau katagori diamond, dan Kabupaten potensial katagori inventasi dengan index 84,90, dan beberapa penghargaan lainnya.

“Laporan itu disusun berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2016 sampai 2021,” terang Bupati Tuban dihadapan hadirin sidang paripurna.

Selain itu Bupati dihadapan wakil rakyat juga menyampaikan realisasi penyerapan anggaran dan terget pendapatan asli daerah (PAD) Tuban dalam setahun yang lalu.

Target pendapatan daerah Kabupaten Tuban di tahun anggaran 2017 ditetapkan sebesar Rp 2,27 triliun dan dapat teraliasi sebesar Rp 2,37 triliun. Realisasi pendapatan daerah itu telah melampau target dengan mengalami peningkatan sebesar 8,7 persen dari dari realisasi pendapatan tahun anggaran 2016.

“Pendapatan daerah tahun anggaran 2017 telah melampaui target dari realisasi pendapatan tahun 2016,” tegas Bupati Tuban.

Lebih lambut selama satu tahun kemarin Bupati mengakui bahwa masih terdapat beberapa kekurangan dalam upaya mewujudkan capaian kinerja pemerintah dalam membangun Kabupaten Tuban yang lebih baik. Untuk itu, Bupati meminta pandangan, evaluasi dan rekomendasi dari pimpinan dan anggota dewan.

“Rekomendasi dan evaluasi itu untuk dijadikan kajian dalam rangka optimaliasi capaian kinerja pemerintah,” terang Bupati Tuban.

Sementara itu, Karjo, Ketua Pansus (Panitia Khusus) LKPJ Bupati tahun anggaran 2017, menyampaikan nanti anggota akan menilai laporan itu secara akurat dan detail. Karena itu kewajiban dewan sebelum memberikan rekomendasi terbaik terkait laporan bupati itu.

“Kita akan melakukan evalusi sebaik mungki dan melakukan kontrol terhadap laporan yang telah disampaikan bupati tadi, sehingga kinerja pemerintah kedepan terus meningkat dan membaik,” jelas Karjo yang juga ketua Komisi B DPRD Tuban. (rohman)

Tinggalkan Balasan