Dua Hari, Korban Keracunan Massal Masih Dirawat

1
Wabup Tuban ketika mengunjungi pasien keracunan di RSUD dr. Koesma Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Dua hari paska keracunan massal yang dialami puluhan balita didalam kegiatan Posyandu, di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Tuban masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Namun begitu, pihak rumah sakit mengaku kondisi pesien yang dirawat sudah mulai membaik, dan sebagian pasien sudah pulang dalam status rawat jalan. Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Noor Nahar Hussein, ketika mengunjugi pasien keracunan massal di RSUD dr. Koesma Tuban, Selasa, (13/3/2018).

“Kondisi pasien sudah membaik, dan semoga sore ini sudah diijinkan pulang,” ungkap Noor Nahar Hussein didampingi dr. Saiful Hadi Direktur RSUD dr. Koesma Tuban, dan Plt Kepala Dinas Kesahatan Tuban.

Menututnya, jumlah korban yang mengalami keracunan massal diacara Posyadu kemarin (senin, red) ada 22 pasien. Sebanyak 16 pasien dirawat di RSUD dr Koesma Tuban, dan sisanya di rawat di rumah sakit Medika Mulia Tuban.

“Sekarang yang dirawat RSUD dr Koesma Tuban ada 13 pasien, karena tiga pasien sudah boleh pulang. Kita berharap nanti sore meraka sudah boleh pulang karena kondisinya sudah membaik,” terang Wabup Tuban.

Lebih lanjut, Wabup Tuban menjelaskan penyebab keracunan massal sampai saat ini masih belum diketahui karena masih menunggu hasil laboratorium. Ia pun berharap semoga kejadian itu menjadi kejadian yang terakhir dan tidak terluang lagi.

“Setelah hasil laboratorium keluar, nanti kita akan melakukan evalusi terkait kegiatan tersebut,” terang Wabup Tuban.

Pemberitaan sebelumnya, puluhan balita mengalami keracunan massal diduga usai mengkonsumsi makan dalam kegiatan Posyandu, di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Tuban, Senin sore, (12/3/2018).

Baca : https://www.halopantura.com/puluhan-balita-di-palang-keracunan-massal-usai-ikuti-kegiatan-posyandu/

Disela-sela acara itu, para undangan diberikan snack anak-anak, dan makanan yang bersisi menu sayur sop, tempe, dan daging ayam. Setelah itu, anak-anak memakan menu yang telah disediakan oleh panitia. Setelah pulang, para balita merasa mual dan muntah-muntah hingga akhirnya di larikan di rumah sakit untuk penanganan medis.

Baca : https://www.halopantura.com/dprd-tuban-minta-keracunan-massal-diusut-tuntas/

Kondisi itu juga disayangkan oleh DPRD Tuban. Serta wakil rakyat juga meminta agar kejadian itu diusut tuntas untuk mengetahui penyebab keracunan. (rohman)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here