Empat Belas Pelajar Diamankan Petugas Satpol PP

0
Pelajar ketika mendapatkan pembinaan yang dilskuka. satpol PP Bojonegoro.(Galuh Setiyadi)

halopantura.com Bojonegoro – Empat belas pelajar diamankan Petugas Satpol PP Kabupaten Bojonegoro ketika asyik nongrong di warung kopi di jam sekolah. Operasi itu merupakan razia kasih sayang dengan sasaran pelajar, Rabu (08/08/2017).

Kasi Bina Potensi Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Yulia Kharismanita menjelaskan empat belas pelajar itu didapat di sebuah warung kopi yang ada di Jalan Panglima polim, Kelurahan Sumbang Kecamatan Kota Bojonegoro. Ketika di Caffe mereka masih menggunakan seragam sekolah sambil nongkrong.

Dihadapan petugas, mereka beralasan jika dipulangkan pagi oleh pihak sekolah. Meski demikian petugas tetap membawa para pelajar itu ke kantor Satpol PP Bojonegoro.

“Operasi anak sekolah kami mendapati empat belas pelajar sedang berada di warung kopi dalam keadaan masih menggunakan seragam sekolah. Rata-rata mereka beralasan pulang pagi,” katanya.

Empat belas pelajar tersebut dari tingkat SMK yang berbeda. Mereka rata-rata sekolah masih kelas 10 dan kelas 11. Selain beralasan pulang pagi, untuk mengelabui petugas, sebagian pelajar yang terjaring itu menggunakan baju biasa.

Sedangkan seragam sekolah miliknya disimpan di dalam tas rangsel yang mereka bawa. Hal itu seakan-akan mereka dianggap tidak sekolah. Tidak kehilangan akal, petugas pun menggeladah tas milik pelajar dan menemukan baju seragam.

“Sebagaian pelajar menggunakan baju biasa sedangkan baju seragamnya disimpan didalam tas. Itu untuk mengelabui petugas saja, tapi kita tetap memerksa tas yang mereka bawa dan menemukan baju seragam sekolah,” terang Kasi Bina Potensi Satpol PP Bojonegoro.

Di kantor Satpol PP Kabupaten Bojonegoro para pelajar tersebut diberikan pembinaan dan surat peringatan. Sebagai hukuman efek jera mereka di hukum untuk menghafal Pancasila dan petugas memotong rambut satu persatu pelajar. Akan tetapi sebagian pelajar tidak hafal dengan Pancasila.

Selain memberikan pembinaan dan surat pernyataan, Satpol PP Bojonegoro juga memanggil orang tua dan guru sekolah masing-masing. Hal itu untuk diberikan pembinaan lebih dalam. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan