Enam Parpol Tidak Hadiri Deklarasi Pemilu Damai di Tuban

2
Pembacaan teks deklarasi pemilu damai yang di pimpin Bupati Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bersama Forkopimda menggelar Deklarasi Pemilu Damai 2019, di halaman Kodim 0811 Tuban, Rabu, (3/10/2018).

Deklarasi pemilu damai itu dalam rangka untuk menyambut dan mendukung pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019. Acara itu juga dihadiri para kades, Camat, anggota TNI, Polri, dan beberapa undangan terkait lainnya.

Dalam pelaksanaan, deklarasi dimulai dengan pengucapan komitmen deklarasi pemilu damai, yang di pimpinan Bupati Tuban H. Fathul Huda.

Setelah itu, dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi pemilu damai yang dilakukan oleh Forkopimda Tuban, penyelenggaraan pemilu, dan pimpinan partai politik (Parpol).

Namun dari 16 parpol, 6 parpol tidak ikut deklarasi pemilu damai tersebut. Diantaranya, PKS, PSI, PBB, Golkar, PKPI, dan partai Garuda.

“Kita telah menerima undangan deklarasi, tapi saya gak bisa hadir, karena ada tugas yang lain,” ungkap Agus Rahmadika, Wakil Ketua DPD PSI Kabupaten Tuban.

Sementara itu, Bupati Tuban dalam sambutannya menyampaikan, saat ini kondisi Kabupaten Tuban sudah kondusif dan damai. Hal ini harus terus dipertahankan sampai dengan pelaksana pemilu 2019.

“Semua itu bisa terwujud berkat komitmen semua pihak untuk menciptakan pemilu damai,” ungkap Bupati Tuban.

Lebih lanjut, Bupati Tuban berpesan agar perbedaan pilihan di pemilu tidak menjadikan perpecahan, dan bisa saling menghargai. Terlebih, masyarakat atau peserta pemilu tidak melakukan kampanye hitam dan SARA yang dapat merusak demokrasi.

“Kita juga meminta agar masyarakat tidak menyebar berita hoax dan fitnah yang dapat membuat situasi Tuban tidak aman,” pungkasnya. (rohman)

Piagam deklrasi pemilu damai di Tuban. (rohman)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here