ExxonMobil Gelar Lokakarya Pengembangan Program Pemasaran Sekolah

0
Suasana pelatihan yang begitu menyenangkan di gedung SMPN 1 Palang Tuban.
Suasana pelatihan yang begitu menyenangkan di gedung SMPN 1 Palang Tuban.

halopantura.com Tuban – ExxonMobil bekerjsama dengan Putra Sampoerna Foundation (PSF) menggelar lokakarya manajemen sekolah tentang pengembangan program pemasaran sekolah. Lokakarya tersebut dilakukan selama tiga hari, sejak Rabu, (17/5/2017), sampai Jum’at, (20/5/2017), dilaksanakan di gedung SMPN 1 Palang.

Kegiatan tersebut di ikuti sebanyak 14 guru terdiri dari perwakilan lembaga pendidikan School Development Progam (SDP) yakni SMAN Soko dan SMP N 1 Palang. Serta sekolah non SDP meliputi lembaga pendidikan SMPN 2 Palang, SMP BAS, MTs Al Mustofawiyah Palang, dan SMKN Palang.

Para peserta dalam mengikuti kegitan itu terlihat begitu antusias dan merasa terbantu adanya pelatihan tersebut. “Kita sangat terbantu dengan pelatihan ini. Nantinya saya akan menerapkan di sekolah,” ungkap salah satu peserta, Prasetyo, Humas SMAN Soko, Kamis, (19/5/2017).

Sementara itu, Abdul Rochim, Fasilitator dari PSF, menjelaskan bahwa pelatihan ini untuk mengetahui bagaimana cara yang baik dan benar dalam memperkenalkan lembaga pendidikan (sekolah, red) kepada masyarakat luas. Sehingga masyarat mengetahui keunggulan lembaga pendidikan dan mempermudah untuk mendapatkan peserta didik.

“Latihan ini juga mengupas bagaimana cara seorang guru mengungkap atau menerangkan keunggulan dan kelebihan yang dimiliki sekolahannya. Selanjutnya, bisa di sampikan dengan baik ke masyarakat luas,” terang Abdul Rochim yang juga sebagai narasumber dalam kegiatan itu.

Lebih lanjut, strategi pelatihan pemasaran sekolah ini sangat penting diketahui dan dipahami oleh guru. Karena pemasaran bukan untuk dunia bisnis, industri dan perdagangan saja. Tetapi strategi pemasaran juga penting untuk lembaga pendidikan.

“Adanya pelatihan ini, nantinya guru atau lembaga pendidikan dapat menentukan sasaran atau target yang ingin dituju oleh lembaga pendidikan. Serta masih banyak lagi manfaatnya,” jelas Abdul Rochim yang juga kepala SMP 5 Kudus.

Selain itu, dihari yang sama, Putra Sampoerna Foundation juga menggelar lokakarya tentang penguatan kapasitas siswa melalui ekstrakulikuler, dilaksanakan di Soko, selama tiga hari. Dengan peserta sebanyak 14 guru dari dua sekolah SDP yakni SMAN Soko dan SMPN 1 Palang. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan