Gagal Ciptakan Rasa Aman, Panpel Persatu Tuban Dapat Sanksi Komdis PSSI

0
Suporter Tuban masuk ke dalam lapangan Stadion Bumi Wali Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Hasil sidang Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) akhirnya menjatuhkan sanksi hukuman berat kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Persatu Tuban.

Sanksi diberikan mengacu pada pelanggaran kode Disiplin dalam pertandingan Persatu Tuban melawan PSIM Yogyakarta dalam kompetisi lanjutan Liga 2 Indonesia, yang digelar di stadion Bumi Wali Tuban, pada Sabtu sore, (20/7/2019).

“Ya mas (Panpel Persatu Tuban,red) terkena hukuman teguran keras dari hasil sidang Komite Disiplin PSSI,” ungkap Ketua Panpel Persatu Tuban, Slamet Dwiyanto, Jumat, (2/8/2019).

Hukuman dijatuhkan karena Panpel Persatu Tuban dinilai tidak bisa memberikan rasa aman dalam pertandingan. Sehingga berujung bentrokan antar kedua suporter baik di tribun maupun di luar stadion, termasuk adanya suporter masuk ke dalam lapangan sebelum pertandingan usai.

“Jenis pelanggaran, gagal memberikan rasa aman dan nyaman karena turunnya suporter ke area sentel ban dan membawa baliho,” beber Slamet Dwiyanto.

Beruntung dalam insident itu Panpel Persatu Tuban tidak dikenal sanksi berupa denda. Tetapi kesebelasan PSIM Yogyakarta dikenakan denda sebesar Rp 25 juta dengan jenis pelanggaran melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan.

“ Gak ada saksi denda buat Tuban,” ungkap Dwi panggilan akrab Ketua Panpel Persatu Tuban.

Sebatas diketahui, laga Persatu Tuban lawan PSIM Yogyakarta itu diwarnai tawuran antar kedua pendukung. Hal itu di picu karena tuan rumah Tuban kalah 2-0 atas PSIM Yogyakarta.

Kericuhan antar kedua suporter juga berlanjut di luar stadion dengan saling lempar batu.

Baca : https://www.halopantura.com/mencekam-persatu-tuban-lawan-psim-yogyakarta-dinodai-aksi-lempar-batu/

Untuk meredam gesekan, anggota kepolisian juga mengeluarkan tembakan peringatan hingga beberapa kali. Namun massa dari kedua tim tetap beringas yang mengakibatkan belasan orang mengalami luka-luka akibat terkena lemparan batu.

Baca : https://www.halopantura.com/bentrok-berdarah-di-markas-tuban-21-suporter-diamankan-polisi/

Dalam insident itu, ada sebanyak 21 suporter Persatu Tuban diamankan aparat kepolisian. Mereka diamankan lantaran diduga ikut terlibat dalam kerusuhan tersebut. (rohman)

Tinggalkan Balasan