Generasi Indonesia Sehat, Wabup Tuban Ajak Masyarakat Cegah Stunting

0
Wabup Tuban ketika memantau penimbangan berat badan pada anak.

halopantura.com Tuban – Wakil Bupati (Wabup) Tuban H. Riyadi mengajak seluruh masyarakat untuk tetap disiplin prokes Covid-19 dan ikut mencegah stunting (kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya). Diantaranya dengan memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, orang tua terus memantau tumbuh kembang anak, selalu jaga kebersihan lingkungan, dan lainnya.

Hal itu disampaikan Wabup Tuban  ketika menghadiri baksi sosial Program Sosialisasi Pencegahan Stunting untuk Generasi Indonesia Sehat yang diselenggarakan Yayasan Yatim Mandiri Cabang Tuban di Desa Mander, Kecamatan Tambakboyo, Kamis (18/11/2021).

“Hari ini kita juga menyerahkan paket gizi dan nutrisi kepada perwakilan warga,” ungkap Wabup Tuban.

Mantan Kades Maibit Kecamatan Rengel itu menyampaikan pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk kepedulian kepada umat. Kegiatan yang dilakukan tersebut ini mendukung program Pemkab Tuban dalam membangun Indeks Pembangunan Masyarakat. Salah satunya menekan angka stunting.

Kang Riyadi, sapaan akrab Wabup Tuban menyatakan, pemilihan lokasi di Mander sangat tepat mengingat angka stunting di desa ini cukup tinggi. Tercatat angka stunting di desa Mander mencapai 30 persen.

“Ini menandakan banyak balita yang tumbuh belum sesuai standar kesehatan yang ditetapkan, karenanya perlu mendapat atensi serius,” ungkapnya.

Wabup Tuban mengaku warga diminta untuk benar-benar memperhatikan gizi anak mulai dari kandungan hingga masa pertumbuhan. Tidak hanya itu, perlu adanya edukasi kepada masyarakat terkait pernikahan usia dini.

“Tujuannya, untuk mempersiapkan kondisi fisik maupun psikis dari calon pasangan pengantin.,” ungkapnya.

Hal tersebut sesuai dengan UU Nomor 16 Tahun 2019 yang menyebut, bahwa usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun baik untuk perempuan maupun laki-laki.

Ia menekankan, agar seluruh elemen masyarakat, termasuk kader Posyandu, gizi, dan PKK saling bersinergi memberi pemahaman tentang Germas. Konsumsi makanan bergizi dapat terus disosialisasikan kepada masyarakat, utamanya ibu-ibu.

Dengan meningkatkan kualitas kesehatan mampu menyokong pengembangan sumberdaya manusia. “Mengingat pondasi pembangunan sdm salah satunya penguatan sektor kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Yatim Mandiri, Samsul Ma’arif, mengatakan, kegiatan ini diadakan guna mendukung program Pemkab Tuban untuk menekan angka kasus stunting. Peserta yang merupakan ibu-ibu diberikan penjelasan tentang pentingnya memperhatikan gizi untuk ibu dan anak.

Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga dan vaksinasi untuk lansia. Kegiatan vaksininasi tersebut sebagai upaya untuk mencegah penularan virus corona.

Lebih lanjut, dalam kegiatan itu juga diberikan edukasi kepada emak-emak untuk selalu mengingatkan anaknya tentang pentingnya disiplin prokes meskipun sudah di vaksin. Prokes itu meliputi wajib bermasker, tidak berkerumun, rajin cuci tangan, dan lainnya. (rohman)

Tinggalkan Balasan