Gerak Cepat, Tim Penggerak PPK Tuban Siap Dukung Program Pembangunan Daerah

0
Arumi Bachsin Dardak (kiri) ketika foto bersama dengan Hart Novembria Susetyowati Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Tuban.

halopantura.com Tuban – Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Tuban, bakal pasang badan untuk mendukung program pemerintah diantaranya percepatan pemulihan ekonomi di tengah pandemi dan menurunkan angka kasus Covid-19. Serta akan menjadi mitra pemerintah untuk ikut mendukung pembangunan daerah untuk lebih maju.

“Kita akan terus meningkatkan sinergitas dengan Pemkab Tuban,” ungkap Hart Novembria Susetyowati Agung Tri Wibowo, Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Tuban, Senin, (15/11/2021).

Dukungan untuk ikut mencegah penyebaran virus corono itu dengan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tetang pentingnya mematuhi prokes sesuai anjuran pemerintah. Yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan lainnya. Termasuk mendukung program pembangunan daerah.

“Seperti apa kata Ibu Ketua TP PKK dan Dekranasda Jatim, kita adalah mitra pemerintah yang harus ikut dalam pembangunan daerah,” tegasnya Hart Novembria Susetyowati.

Hart Novembria Susetyowati dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Tuban oleh Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Dardak, di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Sabtu, (13/11/2021).

Setelah itu Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky juga berkesempatan mengukuhkan Pengurus TP PKK Kabupaten Tuban. Dalam sambutannya, Arumi Bachsin mengingatkan kepada kepengurusan TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Tuban yang baru dilantik untuk terus mempertahankan prestasi yang telah diraih.

Selain itu, Tim Penggerak PKK, harus bisa sejalan beriringan dan bermitra dengan Pemkab.

“Harus sinergi program dengan Pemkab. Program PKK harus nyantol ke seluruh OPD,”  terangnya. Arumi Bachsin.

Ia melanjutkan, program OPD yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat selalu berkaitan dengan 10 program pokok PKK. Untuk itu, TP PKK harus selalu hadir dan ikut dalam setiap program pembangunan.

“Saya harap, PKK tidak menjadi tim penggembira saja, akan tetapi ikut menjadi pelaku pembangunan juga,” ungkapnya.

Arumi Bachsin menambahkan, jika saat ini adanya Covid-19 memberikan dampak bagi dua organisasi tersebut, baik TP PKK dan Dekranasda. TP PKK telah memiliki peranan penting dalam upaya menyosialisasikan 5M kepada masyarakat hingga kasus Covid-19 terus menurun di Jawa Timur.

Meredanya Covid-19 di Jawa Timur, juga merupakan waktu yang tepat untuk bangkit dan tancap gas. Terlebih untuk organisasi seperti Dekranasda.

Menurutnya, Jawa Timur merupakan wilayah yang memiliki kekuatan ekonomi terkuat nomor dua di Indonesia. Setidaknya, 57  persen tulang punggung ekonomi  berada di UMKM dan IKM, dan 60 persen pengusaha dan pengrajinnya adalah perempuan.

“Ini merupakan peranan yang strategis, bagaimana perempuan bisa ikut membangkitkan perekonomian,” ujarnya.

Dekranasda memiliki tugas dan kewajiban untuk menyukseskan dan menaikan derajat bagi para pengrajin, UMKM dan IKM tanpa menghilangkan hasanah budaya nya. Menurutnya, sumber inspirasi terbentuknya sebuah produk kria adalah dari budaya setempat.

Untuk itu, Dekranasda harus pinter beregenerasi. Arumi Bachsin mengungkapkan, saat ini regenerasi untuk industri kerajinan yang berbasis IKM dan UMKM tergolong sulit, sebab adanya mindset jika bisnis kerajinan tidak menjanjikan untuk dijadikan sebuah karier.

 

Untuk itu, tugas Dekranasda agar menumbuhkan semangat regenerasi kepada para pengrajin.

“Sebuah dilema ketika kebanyakan pengrajin sudah lanjut usia, dan tidak berniat mewariskan bisnis mereka ke anak. Jadi, mindset ini harus diubah,”terangnya.

Istri Wakil Gubernur Jatim ini kembali mengingatkan, sama seperti TP PKK, Dekranasda juga harus bersinergi dan beriringan dengan program pemerintah. “Kita harus menjadi mitra pemerintah, dan ikut serta dalam pembangunan,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, mengungkapkan terimakasihnya atas kehadiran Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Jatim di Kabupaten Tuban.

Menurutnya, pemililihan Ketua TP PKK dan Dekranasda Tuban memang berbeda, dan memerlukan pemikiran yang matang.

“Karena memang saya belum menikah, jadi harus benar-benar memilih yang terbaik. Saya yakin, beliau Ibu Hart Novembria Susetyowati Agung Tri Wibowo sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Tuban mampu menjalankan amanah dengan baik,” terangnya.

Mas Bupati juga menjelaskan, dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 36 tahun 2020,  PKK adalah gerakan dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari oleh dan untuk masyarakat, menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa, berakhlak mulia, sehat maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

PKK adalah mitra kerja pemerintah dan organisasi atau lembaga kemasyarakatan lainnya, yang berfungsi sebagai fasilitator, perencanaan pelaksanaan pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang untuk terlaksananya program PKK.

Selaku Bupati melalui perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan dan pemerintahan desa melaksanakan dan mengkoordinasikan gerakan PKK di wilayahnya masing-masing, di mana membentuk dan menyusun kepengurusan tim penggerak PKK kabupaten ditetapkan dan diputuskan oleh Bupati.

Menurutnya, gerakan PKK seperti yang diketahui memiliki 10 program pokok yang mendasari terciptanya kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di masyarakat.

“Program pokok ini pada dasarnya adalah kebutuhan dasar manusia yang idealnya terpenuhi,” ungkap Mas Bupati. Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim penggerak PKK, lanjut Mas Lindra selama ini sudah baik.

Mas Bupati  berharap, pengurus TP PKK yang hari ini di lantik dapat meneruskan dan merumuskan kegiatan-kegiatan baru yang sesuai dengan 10 program pokok PKK dengan baik, dan sinergis dengan program Pemkab. Kegiatan yang mendukung pencapaian visi misi Bupati terlebih dalam situasi pandemi global saat ini, membuka pintu persoalan kesehatan perekonomian, pendidikan, sosial sampai spiritual.

“Berbagai isu seperti lingkungan juga, perempuan dan anak, disabilitas, perlu dikelola secara khusus,” terangnya.

Mas Bupati berpesan agar segenap pengurus TP PKK dan Dekranasda harus bekerjasama dalam tim yang solid, sebab membutuhkan energi besar untuk mengatasi persoalan dan menciptakan perubahan.

“Semua harus selaras, bersinergi dan bekerja efektif. Terlebih pada masa pandemi ini,” pungkasnya. (rohman)

Tinggalkan Balasan