H-1 Tutup, Pemandu Lagu Nganggur Selama Ramadan

1
Ilustrasi. (Ist/net)

halopantura.com Tuban – Pemandu lagu dan pemilik usaha karaoke di Kabupaten Tuban bakal menganggur sebulan penuh saat bulan Ramadan tiba. Pasalnya, selama bulan suci Ramadan tempat karaoke di wajibkan tutup sementara atau dilarang beroperasi.

Sebelas karoke yang telah mengantongi izin dari Pemkab Tuban, mulai berhanti beroperasi ketika bulan puasa kurang satu hari hingga perayaan hari Idul Fitri. Hal itu di karenakan untuk menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah pada bulan Ramadaan.

“H-1 sebelum ramadan, karaoke tutup dan kembali buka (beroperasi, red) setelah hari raya atau lebaran,” kata Hary Muharwanto, Kepala Satpol PP Tuban, Kamis, (10/5/2018).

Jika masih ada pemilik karaoke yang nekat beroperasi saat bulan Ramadan, maka akan dikenakan sangsi secara tegas. Mulai sangsi peringatan, peninjauan ulang izin karaoke hingga menutup tempat karaoke.

“Jika ada yang mengabaikan (nekat buka, red) maka akan diberikan sanksi tegas kepada pemilik karaoke,” tambah Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tuban, Rohman Ubaid.

Surat edaran untuk menutup sementara karaoke selama bulan Ramadan sampai dengan lebaran telah dibuat Pemkab Tuban. Serta rapat koordinasi dengan pemilik karaoke juga telah dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

“Surat edaran telah dibuat dan masih menunggu tanda tangan (bupati, red), setelah itu langsung disampaikan kepada pemilik karaoke,” jelas Rohman Ubaid, mantan Camat Jenu.

Selain itu, surat edaran nanti juga berlaku buat pemilik warung atau rumah makan yang ada di Tuban. Mereka diperbolehkan buka, asal memberikan tirai pada rumah makan agar tidak tidak tampak dari luar.

“Kalau rumah makan atau sejenisnya tidak ditutup, hanya dihimbau pemilik rumah makan untuk menghiormati masyrakat yang sedang berpuasa,” tegas Rohman Ubaid. (rohman)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here