Harga Sayur di Pasar Babat Lamongan Meroket

0
Salah satu pedagang sayur di Pasar Babat - Lamongan. (Atmo)
Salah satu pedagang sayur di Pasar Babat - Lamongan. (Atmo)

halopantura.com Lamongan – Menjelang bulan suci Ramadhan yang tinggal hitungan hari berdampak terhadap kenaikan harga sayur di wilayah Pasar Babat, Kabupaten Lamongan. Kenaikan harga itu membuat para pedagang sepi pembeli dan keberadaan sayur juga sulit didapat pedagang, Senin, (15/5/2017).

Terpantau di pasar Babat harga sayur seledri yang awalnya Rp 8 ribu per kilogram. Kini naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Selain itu, harga bawang putih sebelumnya Rp 32 ribu per Kg kini menjadi Rp Rp 47 per Kg.

Tidak hanya itu, harga cabai juga ikut merangkak naik yang sebelumnya Rp 45 ribu per Kg, kini mencapai Rp 65 ribu per Kg dan beberapa kebutuhan lainnya ikut naik. Kenaikan harga itu diakui para pedagang sudah terjadi sejak Seminggu yang lalu dan diprediksi akan terus naik sampai bulan Ramadhan tiba.

Faisal salah satu pedagang sayuran, saat ditemui pasar Babat – Lamongan, ia mengaku bahwa kenaikan harga disebebakan jelang bulan Ramandhan tiba. Selain naik, keberadan sayur di pasar juga sulit didapat dibanding hari – hari sebelumnya.

“Harga sudah mulai naik dan barang juga sulit didapat, jika ada tetapi sedikit,” terang Faisal.

Sementara itu, salah satu warga pembeli, Nur Nikmah, mengaku tidak kaget dengan kenaikan harga sayur mayur. Karena sudah biasa, sebab setiap tahun menjelang bulan Ramadhan tiba dipastikan ada kenaikan harga, termasuk kebutuhan lainnya.

“Bukan  pada harga sayur – mayur saja yang naik, tapi nanti biasanya juga harga sembakao dan baju baju ikut naik,” ungkapnya. (at/roh)

Tinggalkan Balasan