Hendak Buang Air Kecil, Seorang Ibu Terjebak Lift Mancet di RSUD Bojonegoro

1
Ilustrasi (net)

halopantura.com Bojonegoro – Sayuti (45), seorang ibu asal warga Desa Grebekan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten terjebak didalam lift Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikusuma, Sabtu (05/08/2017).

Keluarga pasien rumah sakit itu terjebak lift selama kurang lebih setengah jam ketika hendak pergi ke toilet yang ada di lantai satu. Berutung ibu tersebut tidak terjebak didalam lift hingga berjam-jam.

“Tidak sampai satu jam, dan berhasil ditolong,” terang Indah salah satu keluarga pasien rumah sakit yang berada dilokasi.

Kejadian bermula ketika Sayuti mengantarkan anaknya bernama bernama Dimas Adam Wicaksono (12) untuk periksa kesehatan di bagian poli anak yang ada lantai dua. Tiba-tiba Sayuti ingin buang air kecil dan pergi ke toilet.

Sedangkan anaknya memunggu dokter yang akan memeriksanya. Karena kaki Sayuti agak sakit, Sayuti memilih menggunakan lift daripada turun tangga. Ketika berada didalam lift, kondisi lift tersebut malah macet dan tidak bisa berjalan dan pintu tidak bisa dibuka.

“Saya masuk ke dalam lift, pintu sudah tertutup tapi tidak bisa berjalan malah macet, saya sempat binggung, keringat mulai bercucuran karena pengap,” kata Sayuti.

Merasa terjebak, Sayuti akhirnya memencet tombol emergency yang ada didalam lift. Meski demikian Sayuti merasa lemas dan sesak nafas akibat terlalu lama didalam lift yang tidak ada celah udaranya.

Karena lama berada didalam dan pintu tidak kunjung terbuka, Sayuti membuka paksa sedikit pintu lift dari celah pintu dan akhirnya pintu berhasil membuka.

“Saya sudah pencet tombol emergency tapi pintunya tidak membuka. Karena saya sudah lemas dan sesak nafas, pintu lift saya buka paksa lewat celah-celahnya dan akhirnya berhasil membuka,” ucapnya.

Sementara Humas RSUD Bojonegoro, dr Thomas Djaja menjelaskan jika macetnya lift dikarenakan listrik padam. Tidak hanya lift saja, sistem tiket parkir juga mati sehingga terpaksa harus menggunakan sistem manual.

“Pada waktu listrik padam, genset milik rumah sakit tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan pasokan listrik, meski semua AC di ruangan telah dimatikan,” terang dr Thomas djaja. (luh/roh)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here