Ikut Demo, Seratus Lebih Pelajar Sidoarjo Diamankan Polisi

0
Pelajar yang diamankan polisi. (Denny Yan)

halopantura.com Sidoarjo – Sebanyak 117 pelajar SMP, SMA dan SMK diamankan anggota Polresta Sidoarjo. Pasalnya, mereka diduga ingin ikut-ikutan aksi demo di Surabaya.

Mereka diamankan setelah terjaring razia oleh petugas di beberapa ruas jalan, yang akan menuju ke Surabaya. Seperti di ruas jalan raya Gedangan, Waru dan ruas jalan lainnya.

“Rata-rata mereka mengendarai motor, yang tidak dilengkapi dengan SIM atau STNK. Bahkan, ada yang tidak memakai helm,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Kamis (26/9/2019)

Mirisnya lagi, kata Kapolresta, selain membawa poster yang bertuliskan kurang sopan. Mereka juga membawa kayu, besi hingga ikat pinggang bermata besi. Para pelajar itu dari Sidoarjo, Surabaya dan Pasuruan.

Tentunya, hal itu membuat prihatin bagi dunia pendidikan. Karena, banyak dari para pelajar ini, yang masih di bawah umur dan belum tahu apa yang dilakukannya akan berdampak tidak baik.

“Sebelumnya, kami sudah menghimbau kepada para kepala sekolah dan guru, untuk mengawasi siswanya,” ungkapnya kepada Jurnaljatim.com

Kapolresta juga menuturkan, razia itu dilakukan tak lain untuk mencegah para pelajar, agar supaya tidak pergi dan ikut-ikutan demo di Surabaya. Karena kemarin malam, juga sempat viral dengan adanya ajakan untuk bergabung dalam aksi demo.

“Sangat menyedihkan sekali, anak-anak sekarang ini. Semoga kejadian ini, menjadi suatu pelajaran bagi semua,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Jabon Sidoarjo menyampaikan, ada tiga siswanya yang terjaring dalam razia tersebut. Padahal, mereka juga ikut jam pelajaran di sekolah.

“Kemungkinan ketiga siswa ini, keluar sekolah setelah jam istirahat,” urainya.

Diungkapkannya, saat ditanya, ketiga anak didiknya ini mengatakan, akan ikut menghadiri acara Unras di wilayah Surabaya. Mereka hanya ingin tahu, terkait demo yang lagi viral saat ini.

“Kami juga sudah memberikan sosialisasi, terkait situasi yang terjadi di Indonesia saat ini,” terangnya.

Diketahui, para pelajar yang terjaring razia ini akan tetap di Mapolresta Sidoarjo, hingga ada yang menjemputnya. Baik itu dari pihak orang tua, maupun pihak sekolah.

Selain mengamankan para pelajar, anggota Polresta Sidoarjo juga mengamankan 63 handphone milik para pelajar, serta beberapa motor mereka. (yan/fin/roh)

Leave a Reply