Ini Cara Aktivis GMNI Tuban Peringati Hari Lahir Pancasila

0
Aktivis GMNI Tuban ketika melakukan orasi. (Musyafa')

halopantura.com Tuban – Belasan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tuban menggelar aksi di Monumen Adpada Pancasila, yang berada di jalan RE. Marthadinata Tuban. Aksi itu dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila, Kamis malam, (01/6/2017).

Dalam aksinya mereka menyalakan lilin dan mengelilingi monumen Pancasila itu sambil melakukan orasi kebangsaan. Selanjutnya, mereka juga membaca puisi secara bergantian dan ditutup dengan diskusi untuk mengenang Pancasila sebagai Ideologi Bangsa.

“Kegiatan dimalam hari ini dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila,” ungkap Ketua DPC GMNI Tuban Nabrisi Rohid.

Nabrisi Rohid menyoroti bahwa Pancasila merupakan pondasi dari Negara Indonesia, jadi sudah sepatutnya sebagai kaum warga negara Indonesia untuk memperingatinya. Selain itu, kegiatan ini sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.

“Pancasila sebagai hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir. Sukarno pada sidang BPUPKI sebagai embrio lahirnya Pancasila. Dari pidato Sukarno tersebut dirumuskan Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nabrisi Rohid menegaskan bahwa melalui Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Maka kader GMNI Tuban mengajak seluruh komponen bangsa untuk memperkuat dalam pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“Kita sebagai warga negara Indonesia telah mengakui bahwa Pancasila lahir pada 1 Juni,” tegas Naha panggilan akrabnya.

Naha menambahkan, Pancasila sebagai dasar negara sudah bersifat final, untuk itu kita sebagai generasi penerus bangsa sudah selayaknya ikut mengawal dan mengimplementasikan pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tambahnya.

Sementara itu, dalam diskusi kegiatan itu, Kader GMNI mengaku selalu siap menjadi pengawal Pancasila serta siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Serta mereka juga berkomitmen akan menjadi garda terdepan terhadap organisasi-organisasi yang berpaham radikalisme yang ingin mengancam Pancasila dan NKRI. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan