Istri Wabup Jombang Terkonfirmasi Positif Covid-19

0
Ilustrasi rapid test. (dok, halopantura)

halopantura.com Jombang – Istri wakil bupati (Wabup) Jombang Sumrambah, Wiwin Isnawati terkonfirmasi positif COVID-19. Hal itu setelah hasil swab-nya keluar. Kondisi tersebut disampaikan Direktur RSUD Kabupaten Jombang dr Pudji Umbaran.

“Memang positif, tapi kondisi beliau sangat bagus dan sehat. Saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumah dinas,” kata Pudji Umbaran dihubungi melalui telepon, Selasa (4/8/2020).

Sebelumnya, Wiwin menjalani dua kali swab test. Pertama dilakukan minggu lalu setelah yang bersangkutan dinyatakan reaktif rapid test. Hasil swab pertama itu positif. Lalu pada swab kedua Sabtu (1/8/2020) hasilnya juga positif corona.

“Swab pertama seminggu yang lalu hasil positif, swab kedua Sabtu (1/8/2020) kemarin hasilnya masih positif dan beliau masih menjalani isolasi mandiri, insyaallah kondisinya masih bagus. Yang jelas hasil rontgen maupun laborat-nya bagus semua, rontgen-nya juga bersih semua,” ucapnya.

Pudji mengungkapkan, dari hasil wawancara yang dilakukan dengan yang bersangkutan, tidak diketahui dari mana sumber dia tertular corona. Yang jelas, kata Pudji, ketua Dekranasda Jombang itu tidak tertular dari para istri pejabat yang sudah terkonfirmasi COVID-19. Yakni, Istri sekretaris daerah, istri kepala Disdukcapil dan istri Kadinsos Jombang.

Pudji menduga, Wiwin terpapar COVID-19 dari transmisi lokal Jombang. Sebab, ketua penggerak PKK Kabupaten Jombang itu selama ini juga tidak keluar kota.

“Kalau dari wawancara kita tidak bisa mengetahui dari mana, yang jelas tidak tertular dari para istri pejabat yang kemarin terkonfirmasi positif, juga beliau tidak dari luar kota. Ya karena aktifitas lokal di Jombang pun berisiko, mengingat Jombang kan juga zona merah. Ada kemungkinan begitu (transimisi lokal),” ujarnya.

Pudji menyampaikan, selama ini Wiwin mempunyai riwayat penyakit bronkitis, yang mengakibatkan batuk lama sembuhnya. Terlebih disaat cuaca dingin melanda akan mudah kambuh. Namun, sakit batuk tersebut sudah mulai hilang.

“Beliau punya riwayat bronkitis, sehingga kalau batuk memang agak lama. Sekarang sudah mulai membaik, dan memang di cuaca gini ya bronkitis gampang kambuh,” imbuhnya.

Meskipun Wiwin positif tetinfeksi virus corona, kata Pudji, suaminya Sumrambah dan dua orang anaknya setelah beberapa kali dilakukan rapid test hasilnya nonreaktif. Sehingga, mereka tidak perlu dilakukan swab test.

“Keluarga sudah dilakukan rapid test hasilnya nonreaktif semuanya. Tidak perlu swab, beberapa kali rapid test hasilnya non reaktif, terakhir kemarin lusa dilakukan rapid test lagi juga non reaktif,” terangnya.

Tidak ada obat khusus dalam penanganan Wiwin. Menurut Pudji, yang bersangkutan hanya diminta untuk rajin mengonsumsi vitamin, selalu menjaga protokol kesehatan, walaupun di rumah harus tetap menggunakan masker itu.

“Selama ini beliau sangat patuh, kondisi kesehatan sangat sehat dan masih menjalani isolasi mandiri di rumah dinas,” tutupnya. (fin/roh)

Tinggalkan Balasan