Jelang Imlek, Patung Raksasa Dewa Klenteng Tuban Terbuka

1
Petugas tengah memperbaiki, dan kondisi patung dewa klenteng Tuban tanpa penutup kain. (rohman)

halopantura.com Tuban – Menjelang perayaan tahun baru Imlek keberadaan patung Dewa Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen yang berdiri kokoh di halaman Klenteng Tuban telah dibuka. Sebelumnya patung raksasa tersebut ditutup dengan menggunakan kain putih sepanjang kurang lebih 1.200 meter.

Penutupan patung itu untuk meredam polemik atas keberadaan patung yang belum mengantongi izin bangunan dari pemerintah setempat.

“Sudah membuka sendiri dan rencannya tidak ditutup lagi,” jelas Liu Promono, Wakil Ketua Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban.

Baca : https://www.halopantura.com/patung-dewa-klenteng-tuban-ditutup-dengan-kain-putih-1-200-meter/

Selain itu, pengurus klenteng juga mendatangkan alat berat crane untuk mengambil sisa-sisa kain putih yang sebelumnya menutupi patung tersebut. Serta dilakukan pengecatan ulang dibeberapa sisi patung, dan perbaikan pedang patung lantaran rusak.

Untuk memperbaiki kondisi patung ada dua petugas dengan menggunakan crane. Hal itu dilakukan dalam rangka menyambut perayaan tahun baru imlek yang jatuh tanggal 16 Feburai 2018.

“Adanya alat berat crane ini untuk memperbaiki patung yang rusak seperti pedang, dan memang bertepatan (menyambut, red) tahun baru imlek,” beber Liu Promono ini.

Terkait perizinan bangunan patung pengurus klenteng mengklaim telah mengajukan proses perizinan. Serta pengurus juga mengaku telah melakukan koordinasi dengan petugas Satpol PP Tuban terkait kain dibuka.

“Koordinasi dengan Satpol PP sudah dilakukan, dan itu pak Gunawan (ketua klenteng Tuban, red),” ungkap Liu Promono.

Sebatas diketahui, patung dengan ketinggian 30,4 meter di halaman Klenteng Tuban pernah menjadi polemik lantaran dibangun tanpa mengantongi izin dari pemerintah setempat.

Kondisi polemik meredam setelah beberapa pihak sepakat untuk patung yang mendapatkan rekor MURI sebagai patung terbesar se-Asia Tenggara itu ditutup menggunakan kain putih pada bulan Juli 2017 kemarin.

Baca : https://www.halopantura.com/masalah-patung-dewa-klenteng-mui-tuban-gelar-rapat-tertutup-bersama-bupati/

Dimana patung dewan itu dibangun dengan biaya sekitar Rp 1,5 miliar dari salah satu donatur asal kota Surabaya. Selanjutnya patung di bulan Juli 2017 diresmikan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan. (rohman)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here