Kabur dari Kota Surabaya, Pria Tuban Ini Babak Belur

0
Ilustrasi
Ilustrasi

halopantura.com Tuban – Kabur dari tempat kerjanya, karena diduga diperlakukan kasar sama majikan. Itulah yang dialami Muhammad Mu’zin (23) pemuda asal Desa Maindu, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban yang bekerja di Bengkel Bubut yang berada di kawasan Surabaya.

Dia melarikan diri untuk kembali ke kampung halamannya dalam kondisi tubuhnya memar dan terlihat dibagian pelipis mata bengkak. Selain itu, dia pergi tanpa membawa uang sepeser pun dari lokasi dia bekerja.

Hal itu yang diceritakan oleh Muhammad Mu’zin, karena adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh majikanya ditempat dia bekerja. Saat ini dia sudah bisa berkumpul dengan keluarganya, Senin, (22/5/2017), dan akan melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib..

“Saya sudah tidak kuat bekerja disitu, saya sudah lama berusaha untuk kabur dan baru bisa ini,” kata Muhammad Mu’zin.

Kondisi Muhammad Mu’zin ketika di rumah Tuban.

Pria asal Montong itu nekat kabur pada Senin kemarin, Senin (15/5/2017). Karena sebelumnya, pada Minggu (14/5), dia dikeroyok teman-teman kerja yang kabarnya atas permintaan majikan. Akibat dugaan pengeroyokan itu dia mengalami luka memar dibagian wajahnya.

“Terakhir sebelum saya kabur, saya dikeroyok teman-teman kerja yang sudah kompromi dengan majikan saya,” terangnya sambil menunjukan luka memarnya.

“Saya pulang tidak membawa apapun hanya kaos dan celana pendek, itupun hp saya disita oleh bos,” tambah pria tersebut. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan