Kapolres Bojonegoro Kreatif Ciptakan Terobosan Baru

0
AKBP Wahyu Sri Bintoro, Kapolres Bojonegoro. (Galuh Setiyadi)
AKBP Wahyu Sri Bintoro, Kapolres Bojonegoro. (Galuh Setiyadi)

halopantura.com Bojonegoro – Terkenal dengan sosok ramah dan murah senyum, itulah sikap dari AKBP Wahyu Sri Bintoro, Kapolres Bojonegoro. Selain itu dia juga dikenal sebagai pribadi yang kreatif dan inovatif dalam menciptan terobosan di wilayah hukum Bojonegoro.

Terbukti tiga bulan memimpin Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro itu telah meluncurkan sebuah aplikasi Crime Alarm System (CAS) berbasis android sebagai media komunikasi dan informasi antara masyarakat dengan jajaran Polres Bojonegoro. Aplikasi CAS itu terbukti efektif untuk menekan angka kejahatan di Bojonegoro dan wujud pelayanan buat masyarakat.

Aplikasi CAS itu dapat diunduk di Playstore pada hand phone android, dan beberapa pelaku kejahatan berhasil terungkap dengan cepat dengan bantuan aplikasi itu. CAS sendiri merupakan sebuah aplikasi berbasis android yang bisa diunduh melalui Hp android.

“Aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat guna memberi rasa aman, sekaligus membuka pintu partisipasi masyarakat untuk ketertiban dan keamanan,” ungkapnya.

Dalam konteks Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), AKBP Wahyu juga dikenal sigap dan cermat dalam menegakan aturan. Sebab Bojonegoro dikenal sebagai Bumi Angling Dharma sering terjadi gesekan dan tawuran antar kelompok masyarakat.

Sebagai terobosan dalam upaya meminimalisir terjadinya gesekan itu, Bang Wahyu panggian akrabnya melakukan pendekatan dan komunikasi secara intensif dengan lapisan masyarakat serta pihak terkait lainnya.

“Komunikasi itu untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga kondusifitas Bojonegoro,” terangnya.

Semua program yang diluncurkan oleh Kapolres Bojonegoro untuk menciptakan kondisi yang benar-benar cukup kondusif. Contoh salah satu program yang diluncurkan adalah Door To Door System. Dimana anggota Binmas mendatangi rumah-rumah masyarakat sebanyak empat kali dalam satu minggu untuk mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat.

Dengan demikian, suatu permasalahan masyarakat bisa terselesaikan dengan baik. “Binmas mendatangi rumah warga yang dikemas dalam program Door To Door System. Disana anggota berbincang tentang keluhan mereka dan akan kita cari solusi,” ujarnya. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan