Kejari Sumenep Kembalikan Barang Bukti Lebih Rp 2,2 M

0
Pengembalian barang bukti yang dilakukan Kejari Sumenep.

halopantura.com Sumenep – Kasus korupsi yang melibatkan PT. Wira Usaha Sumekar (WUS) Sumenep Jawa Timur, di tangani Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Selanjutnya, barang bukti yang pernah disita telah dikembalikan.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep Bambang Panca Wahyudi Hariyadi saat pengembalian Barang Bukti (BB) hasil korupsi ke kas salah satu BUMD milik Pemkab Sumenep ini. Barang bukti yang dikembalikan itu berupa sejumlah uang, dokumen, dan beberapa barang lainnya.

Uang yang dikembalikan ke kas PT Wus sejumlah Rp 2,289 miliyar dan 36 ribu USD atau Rp 503 juta (jika Kurs rupiah Rp 14 ribu, red). Sedangkan untuk uang dalam bentuk rupiah sudah dipindah bukukan ke rekening PT Wus pada 4 Juli lalu.

Untuk uang dalam bentuk dolar diberikan secara langsung oleh Kasi Pidsus Herpin Hidayat kepada Direktur PT Wus Mohammad Riza.

“Untuk yang Rp 2,2 miliyar sudah dipindah bukukan dari rekening titipan kejaksaan ke rekening PT Wus, Rabu, 4 Juli 2018 lalu” kata Kajari Bambang Panca Wahyudi, Rabu, (11/7/2018).

Dia mengungkapkan, sejumlah dokumen juga sudah dikembalikan dan barang seperti Hardisk dan lainnya. “Sesuai dengan putusan pengadilan, kasus ini sudah berkekuatan hukum tetap, maka barang bukti termasuk uanh dikembalikan untuk bisa dimanfaatkan, ” ujarnya.

Dengan begitu, terang jaksa asal Malang ini, kasus tersebut sudah klir dan final. Sebab, dalam putusannya memang tidak disebut ada keterlibatan pihak lain.

“Kasus ini sudah tuntas. Statunyanya sudah berkekuatan hukum tetap, ” pungkasnya. (Sapraji/roh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here