Kekeringan Mulai Melanda Bojonegoro, Air Sumur Mulai Mengering

0
Salah satu warga Bojonegoro ketika antri mencari air bersih. (Galuh Setiyadi)

halopantura.com Bojonegoro – Musim kemarau mulai melanda Kabupaten Bojonegoro. Sejumlah Desa di beberapa Kecamatan terancam krisis air. Seperti yang terjadi Desa Celebung, Kecamatan Bubulan.

Warga setempat mulai merasakan krisis air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, mandi dan lain sebagainya. Selain itu, warga juga harus mengantri untuk mendapatkan air.

Sukati (50), salah satu warga Desa Celebung, Kecamatan Bubulan, mengaku jika saat ini warga sudah merasakan sulitnya untuk mendapatkan air. Sumur miliknya yang ada dibelakang rumah airnya sudah mulai menipis dan tidak lama lagi kondisi sumur tersebut mengering.

“Air sumur yang ada dibelakang rumah saya sudah mulai menipis, lama-lama akan mengering karena musim kemarau. Sejumlah warga lainnya juga ada yang kesulitan air,” katanya, Sabtu (15/07/2017).

Untuk mendapatkan air, warga terpaksa membuat kubangan sumur kecil dengan diameter 30 centi meter dan kedalaman kurang lebih setengah meter yang sudah kering tetapi didalam sumur tersebut terdapat air bekas aliran sungai. Untuk mendapatkan air pada sumur buatan tersebut, warga harus berjalan kaki menempuh dengan jarak sekitar 5 kilo dari pemukiman warga.

“Aliran sungai lainnya sudah banyak yang mengering. Warga terpaksa membuat bilik atau sumur bekas aliran. Mendapatkan air berjalan kaki sekitar lima kilo,” ungkap Sukati.

Sulitnya ait untuk warga Desa Celebung, Kecamatan Bubulan sudah biasa terjadi saat musim kemarau. Warga hanya bisa berharap dan mengandalkan bantuan air bersih dari pihak Pemerintah untuk kebutuhan sehari-hari. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan