Kenalkan Tradisi Nenek Moyang, Warga Miyono Lomba Tabuh Lesung  

0
Para peserta begitu antusias ketika menabuh lesung. (Dan Kuswan)

halopantura.com Bojonegoro – Warga di Desa Miyono, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegorodi, punya cara unik untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke-72. Salah satunya dengan menggelar lomba musik dengan menabuh Tabung Lesung.

Tradisi nenek moyang Bangsa Indonesia ini, walau sudah tergerus dengan perkembangan zaman. Namun para warga begitu antusias mengikuti perlombaan tersebut.

Kepala Desa Miyono, Parit mengatakan bahwa adanya lomba musik tabuh “Lesung Jumengglung ” ini digali atau dihidupkan kembali sekitar 3 tahun lalu. Dorongan dan motivasi dari bapak Bupati Bojonegoro yang membuat warga bersemangat untuk menhidupkan kembali adat nenek moyang yang unik dan menarik itu.

“Melihat itu, maka kita angkat perlombaan tersebut. Kita juga sajikan dalam kemasan yang berbeda dari yang lain dengan Penarinya seorang nenek-nenek,” ungkap Kades tersebut, Sabtu, (21/8/2017).

Sebatas diketahui, Tradisi ” Lesung Jumengglung ” menceritakan ketika musim panen tiba dan para warga bersuka ria atas panen padi yang melimpah karena bisa meraskan beras. Sebab zaman dulu waktu masa penjajahan saat musim paceklik beras langka didapat masyakarat.

Kelangkaan itu membuat masyakarat, hanya bisa makan umbi-umbian atau gaplek (tiwul). Dengan cara untuk mengolahnya masih menggunakan cara yang tradisional yaitu dengan Lesung Jumengglung. (dan/roh)

Tinggalkan Balasan