Komisi III DPR – RI : Pembentukan BNN Kabupaten Tuban Terkendala Anggaran

0
Wihadi Wiyanto ketika berdialog bersama narapidana Lapas Tuban pada Selasa, (9/5).
Wihadi Wiyanto ketika berdialog bersama narapidana Lapas Tuban pada Selasa, (9/5).

halopantura.com Tuban – Hadirnya Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kabupaten Tuban nampaknya masih jauh dari harapan masyarakat. Pasalnya, sejauh ini pendirian BNN di Bumi Wali masih terkendala minimnya anggaran, Kamis, (11/5/2017).

“Saya terus mengusahakan lembaga BNN Kabupaten itu ada. Tetapi anggaran BNN saat ini sangat kurang,” terang anggota Komisi III DPR – RI, Wihadi Wiyanto, ketika berkunjungan di Tuban pada beberapa hari yang lalu.

Menurutnya, Komisi III akan terus mendorong untuk berdirinya lembaga BNN di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro. Tetapi sejauh ini anggaran di BNN sendiri terus di potong dari tahun ke tahun.

“Pendirian BNN di Kabupaten itu perlu tambahan anggaran, Karena anggaran (BNN, red) terus di potong. Kita sedang usahakan untuk penambahan anggaran. Sehingga nantinya ada BNN di Kabupaten Tuban,” tegas politisi dari partai Gerindra itu.

Kunjungan Kerja DPRD Tuban di BNN Pusat pada tahun 2016 kemarin. (Atmo)
Kunjungan Kerja DPRD Tuban di BNN Pusat pada tahun 2016 kemarin. (Atmo)

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban sendiri terus berupaya agar di Tuban ada lembaga BNN. Hal tersebut di karenakan bahwa wilayah Tuban termasuk daerah yang rawan terjadinya peredaran obat terlarang.

Bedirinya lembaga di Tuban juga mendapat dukungan dari wakil rakyat. Karena pada tahun 2016 kemari, anggota dewan telah melakukan kunjungan kerja dalam rangka komunikasi dan koordinasi dengan BNN Pusat.

Hasil koordinasi saat itu, ditargetkan bahwa lembaga itu akan berdiri di tahun 2017 ini. Karena pada tahun 2016 kemarin, BNN Pusat terlebih dahulu membentuk BNN Kota Blitar. (at/roh)

Tinggalkan Balasan