Kondisi Cuaca, Pencarian Remaja Tenggelam di Banjir Bengawan Solo Dihentikan

1
Proses pencarian korban tenggelam sebelum pencarian dihentikan.

halopantura.com Tuban – Proses pencari korban tenggelam di banjir Bengawan Solo dihentikan lantaran kondisi cuaca gelap. Korban Hendrik Budy Prasetio (18), dikabarkan tenggelam di wilayah banjir di Dusun Gemblo, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban, Sabtu sore, (24/2/2018).

“Kita (tim, red) sudah berusaha mencari, karena cuaca dan kondisi gelam maka pencarian kita lanjutkan besuk,” ungkap Joko Ludiono, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban.

Hal itu juga dibenarkan Kapolsek Rengel, AKP Yani Susilo, setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi. Ia mengatakan prose pencarian korban tenggelam di area persawahan yang terkena air banjir di desa setempat dihentikan.

“Korban saat itu berenang di area persawahan yang terkena banjir dari luapan air Bengawan Solo,” tambah AKP Yani Susilo.

AKP Yani Susilo setelah memintai keterangan saksi mejelasakan kronologis kejadian. Dimana saat itu korban bersama dengan temannya, Iwan, sedang berenang di area persawahan yang terkena banjir dilokasi kejadian.

Sewaktu akan kembali ke tepi, tiba – tiba korban tidak kuat berenang hingga tenggelam kedalam air. Sedangkan temannya bisa berenang dan berhasil menyelamatkan diri sampai di tepi.

“Hasil keterangan saksi korban tenggelam lantaran tidak kuat berenang,” jelas mantan Kapolsek Jenu, Polres Tuban itu.

Lebih lanjut, ketika mendapat kabar ada korban tenggelam tim langsung melakukan pencarian dari titik lokasi kejadian dengan menggunakan perahu karet. Karena kondisi sudah gelap maka proses pencarian dilanjutkan besuk.

“Proses pencarian korban dilakukan disekitar TKP dengan tim gabungan dari personil BPBD, Sabhara, Koramil dan Polsek Rengel,” terang Kapolsek Rengel.

Pemberitaan sebelumnya, Hendrik Budy Prasetio remaja warga desa setempat dikabarkan tenggelam ketika tengah asyik berenang bersama temannya lokai banjir Bengawan Solo.

Baca : https://www.halopantura.com/banjir-bengawan-solo-minta-tumbal-remaja-18-tahun/

Mengetahui korban tenggelam, temannya langsung minta tolong dan dilakukan proses pencarian dari titik lokasi tenggelam. (rohman)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan