KONI Jombang Cairkan Bonus Atlet dan Pelatih Rp 610 Juta

0
Pengukuhan pengurus Kabupaten Porwasi Jombang periode 2019-2023. (Zainul Arifin)

halopantura.com Jombang – Kabar gembira bagi atlet dan pelatih peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur VI tahun 2019 lalu. Pasalnya, bonus dari hasil prestasi yang dijanjikan oleh KONI (Komite Nasional Olahraga Indonesia) Jombang sudah cair dan segera diberikan kepada para atlet.

Ketua KONI Kabupaten Jombang, H. Tito Kadar Isman mengungkapkan, dana hibah melalui PAK (Perubahan Anggaran Kabupaten) dari Pemkab Jombang senilai Rp 1,5 miliar telah masuk ke rekening KONI. Dana tersebut akan didistribusikan ke atlet, pelatih yang mengikuti Porprov dan PSID Jombang serta kegiatan pembinaan Cabang olahraga (Cabor)

“Alhamdulillah kemarin sudah cair kemarin. Dan hari ini kita proses untuk kita distribusikan kepada para atlet, pelatih, yang mengikuti Porprov dan PSID,” kata Tito di hadapan Bupati Jumbang Mundjidah Wahab dalam pengukuhan ketua dan pengurus Kabupaten Porwasi Jombang periode 2019-2023, Rabu (9/10/2019).

Tito merinci, uang Rp 500 juta uang akan diberikan ke PSID Jombang karena masuk ke liga 3 Nasional, untuk bonus atlet dan pelatih Rp 610 juta. Kemudian untuk peralatan Cabor dan pusat kebugaran Atlet sebesar Rp 285, dan Kegiatan pembinaan Cabor serta kejuaraan Cabor sebesar Rp 105, termasuk tambahan untuk Perwosi Jombang.

“Alhamdulillah, tahun 2019 ini, Perwosi dapat tambahan Rp 22,5 juta,” tandas Tito Kadar Isman.

Dirinya menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Pemkab Jombang atas dukungan dan bantuan dana hibahnya untuk diberikan kepada para atlet. Tentunya, itu merupakan penghargaan yang luar biasa kepada para Atlet dan palatih melalui KONI Jombang.

Berdasarkan catatan KONI Kabupaten Jombang, perolehan medali Porprov tahun 2019 sebanyak 27 keping. Rinciannya, medali emas memperoleh 4 keping, medali perak sebanyak 6 keping, dan koleksi medali perunggu sebanyak 17 keping. Perolehan itu atas hasil kerja keras dari 12 cabang olahraga.

Besaran bonus atau tali asih untuk peraih medali emas, sebesar Rp 25 juta, medali perak Rp 15 juta, medali perunggu Rp 7,5 juta. Itu untuk peraih medali pada nomor atau kelas pertandingan perorangan.

Sedangkan untuk atlet yang bertanding pada kelas beregu dengan pemain tiga orang, akan diberikan bonus sebesar Rp 15 juta per orang untuk peraih medali emas, peraih medali perak akan mendapatkan sebesar 10 juta, bagi peraih medali perunggu akan menerima Rp 5 juta.

Selain atlet berprestasi, bonus juga diberikan kepada pelatih, yang terdaftar di kontingen Porprov. Bonus untuk pelatih akan mendapatkan senilai 50 persen dari jumlah masing-masing medali yang disabet atletnya.

Sementara itu, Bupati Jombang, Mundjidah Wahab menyampaikan, Pemkab akan mendukung penuh kegiatan Porwasi yang saat ini di nahkodai oleh Nuriyatin Jazuli yang tak lain istri dari Sekda Jombang Achmad Jazuli.

Dirinya juga meminta Porwasi segera membuat program kerja yang diajukan kepada KONI. Sebab, Porwasi pengajuan aggaran kegiatan tidak bisa langsung ke pemerintah, melainkan melalui KONI.

“Seperti yang disampaikan (Ketua KONI, red) tadi, anggaran tambahannya Porwasi Rp 22,5 juta, yah kita maklumi karena kemarin ada pemberangkatan Porprov. Tapi tahun depan harus ditambah,” tegas Bupati. (fin/roh)

Leave a Reply