Lazis NU Tuban Gelar Aksi Kemanusiaan di 98 Titik

0
Penyerahan secara simbolis beasiswa bagi santriwati yang berprestasi.

halopantura.com Tuban – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh (Lazis) NU Kabupaten Tuban laksanakan bakti sosial yang tersebar di 98 titik. Kegiatan gerakan kemanusiaan itu dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama’ (NU) ke-98 tahun.

Ketua Lazis NU Kabupaten Tuban Ida Musthofah, menyampaikan kegiatan  gerakan kemanusiaan ini merupakan rangkaian dari Harlah NU yang jatuh pada 16 Rajab. Diantaranya, ada berbagai kegiatan dilaksanakan Lazis-NU terhadap pendidikan dan juga warga kurang mampu. Salah satunya dengan melaksanakan bedah rumah untuk warga kurang mampu.

“Salah satu kegiatan yang kita laksanakan yakni bedah rumah, sementara baru ada dua rumah warga kurang mampu kita renovasi, satu di Kecamatan Semanding dan satu lagi di Kecamatan Kenduruan. Dimana rumah tersebut yang sebelumnya tidak layak huni kita bongkar dan kita perbaiki kita tembok,” terang Ida Musthofah, Sabtu (27/2/2021)

Ketua Lazis-NU Tuban ini menambahkan pihaknya juga melaksanakan pemasangan kaca mirror atau kaca lalu lintas yang diperuntukkan untuk pengguna jalan di 98 titik diharapkan dengan adanya kaca yang dipasang dapat bermanfaat khususnya pengguna jalan agar lebih berhati-hati terutama di pertigaan atau perempatan  jalan

Di samping itu sebagai wujud kepedulian terhadap pedagang kecil pihaknya juga memberikan 98 payung kepada pedagang  penjual keliling yang mana hal tersebut nantinya dapat dimanfaatkan para pedagang agar terhindar dari teriknya matahari ataupun saat hujan.

“Kami juga memberikan santunan kepada penyandang difabel sebanyak 98 orang, dan melalui dana zakat yang terkumpul kami juga mengalokasikannya untuk salah satu dari delapan asnaf yakni mu’alaf yang kebetulan kurang mampu,” ucap pria asal Kecamatan Plumpang ini.

Selain itu pihaknya juga memberikan beasiswa kepada santriwan-santriwati berprestasi, namun secara ekonomi mereka kurang mampu, dimana pemberian beasiswa ini diberikan mulai tingkat SMP hingga ke jenjang pendidikan S2 atau magister.

“Pemberian beasiswa ini bervariatif tergantung tingkat pendidikan yang ditempuh dan kebutuhannya, semisal di tingkat SMP Lazis-NU mengalokasikan dana sebesar Rp 500 ribu – Rp 1 juta, sementara di tingkat SMA beasiswa yang diterima Rp. 1 juta – Rp 2 juta,” terangnya.

Sedangkan di perguruan tinggi ada yang sampai mendapatkan beasiswa hingga Rp 5 juta,” tambah Ketua LazisNU Tuban.

Sementara itu salah satu penerima beasiswa Nunuk Hidayati, mahasiswi asal Kecamatan Plumpang mengucapkan terima kasih atas kepedulian NU terutama didunia pendidikan, menurutnya hal tersebut merupakan yang luar biasa dan menjadi kebanggan tersendiri

“Alhamdulillah dengan adanya beasiswa ini sedikit banyak meringankan biaya pendidikan. Saya berharap NU semakin memperdulikan dunia pendidikan,”pungkas Nunuk yang saat ini menempuh pendidikan S2 di UI. (at/fin/roh)

Tinggalkan Balasan