Mahasiswa Tuban: Kinerja Anggota Dewan Jauh dari Kata Maksimal

0
Para aktivis mahasiswa dari PMII dan GMNI Tuban ketika menyampaikan aspirasi di pintu masuk gedung DPRD Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Aktivis mahasiswa menilai kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban periode 2014-2019, kurang maksimal dalam menjalankan tugasnya. Salah satu dampaknya, Tuban menempati posisi kelima dalam daftar kabupaten termiskin  di Jatim.

Tudingan itu disampaikan oleh belasan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tuban, ketika menggelar aksi demo sebelum anggota dewan periode 2019-2024 dilantik.

“Kinerja dewan (periode 2014-2019,red) jauh dari kata maksimal,” kata Ahmad Kurniawan, koordinator aksi di luar gedung DPRD Tuban, Sabtu, (24/8/2019).

Alasannya, ia menyampaikan apa yang menjadi kegiatan dewan masih banyak sebatas formalitas dan seremonial. Sehingga, dengan dilantiknya anggota dewan yang baru ini, kinerja dewan bisa lebih ditingkatkan dalam mengawal kebijakan eksekutif untuk kepentingan masyarakat.

“Harapan kami, adanya dewan baru ini mampu membawa amanah masyarakat untuk Tuban lebih sejahtera lagi,” terang aktivis PMII Tuban itu.

Selain itu, dalam aksinya massa juga membentang banner yang bertuliskan “Tuban butuh perubahan, berikan kami kerja nyata,”. Serta mereka juga membawa beberapa tuntutan untuk anggota dewan yang terpilih pada Pemilu 2019.

“Sebelum mereka dilantik, kita berikan rekomendasi buat dewan,” ucap korlap aksi tersebut.

Menurutnya, rekomendasi pertama agar program-program dewan menyentuh seluruh lapisan masyarakat dengan prinsip keadilan. Kemudian pengentasan kemiskinan di Bumi Wali Tuban.

“Tuban banyak berdiri industri, tetapi masih banyak masyarakat yang kurang sejahtera atau miskin. Maka kami mendorong dewan untuk serius menyikapi persoalan tersebut dan mencarikan solusi agar masyarakat sejahtera,” jelasnya.

Lebih lanjut, rekomendasi yang lain meminta agar dewan mampu menyerap aspirasi rakyat dengan maksimal, baik bidang politik hukum maupun ekonomi. Serta mendorong wakil rakyat agar meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Tuban, dan beberapa rekomendasi lainnya.

“Kita sampai rekomendasi ini agar kinerja dewan lebih bermanfaat, dan bisa mengambil kebijakan secara adil serta merata untuk masyarakat,” tegasnya.

Setelah puas melakukan orasi di depan gedung dewan, para mahasiswa ditemui Ketua DPRD Tuban H. Miyadi dengan didampingi Fahmi Fikroni anggota dewan dari fraksi PKB.

“Insyaallah apa yang menjadi tuntutan mahasiswa akan kita perhatikan dalam proses kedepannya” kata H. Miyadi dihadapan mahasiswa.

Selanjutnya, ia menyampaikan setelah terbentuk alat kelengkapan dewan, maka kedepannya nanti akan diagendakan kerjasama dengan mahasiswa. Tujuannya, apa yang dilakukan dewan bisa dikontrol dengan baik.

“Mana yang belum bisa dilakukan, mari kita kontrol bersama-sama dengan baik agar Tuban lebih sejahtera, dan mudah-mudahan kami bisa menjalankan tugas dengan baik untuk lima tahun kedepan,” terang politisi senior asal PKB itu.

Setelah mendengar jawaban itu, para mahasiswa membubarkan diri dengan pengawalan ketat aparat keamanan. (rohman)

Leave a Reply