Manajer Persatu Tuban : Suporter Bonek Mania Mempengaruhi Pemain

0
Manajer Persatu Tuban (tengah) ketika jumpa pers.

halopantura.com Tuban – Tim Persatu Tuban bermain di kandang Persebaya Surabaya, ditekuk dengan skor 2-0. Salah satu yang menjadi faktor kekalahan Persatu Tuban dikarenakan banyaknya pedukung Persebaya yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis malam, (6/7/2017).

Suara gemuruh dari Bonek Mania didalam stadion memberikan aura tersendiri buat kesebelasan Tuban. Bahkan, para pemain Persatu terlihat tampil kurang maksimal ketika bermain di kompetisi lanjutan Liga 2 itu.

“Aura dan uforia dukungan yang diberikan Bonek Mania terhadap Persebaya membawa pengaruh terhadap permainan Persatu di lapangan,” terang Manager Persatu Tuban, Fahmi Fikroni saat dikonfirmasi usai pertandingan.

Roni panggilan akrabnya mengaku, dukungan puluhan ribu bonek mania terlihat menghijaukan stadion Surabaya. Kondisi seperti itu, sedikit memberikan tekanan kepada para pemain di lapangan. Akibatnya, Persatu sulit mengembangkan permainan dan banyak tertekan.

“Kita akui, dukungan penuh dari puluhan ribu bonek yang hadir telah membawa pengaruh mental yang cukup besar bagi pemain Persatu,” jelas Roni.

“Anak-anak terlihat bermain agak gerogi dan tidak bisa menunjukan kemampuan maksimalnya,” tambah Roni.

Namun begitu, Roni, sangat mengapresiasi Yan Helda dan kawan-kawan yang telah berjuang penuh dalam kompetisi lanjutan Liga 2 ini. Serta dalam pertandingan itu, Persatu juga kurang beruntung.

“Sejumlah peluang dari pemain Persatu juga gagal menjadi gol, karena pemain kurang fokus. Makanya kita kalah,” terang Roni yang juga politisi senior asal PKB.

Kekalahan itu membuat tim Persatu Tuban harus tergusur dari di puncak klasemen sementara Grup 5. Setelah Persebaya Surabaya menang dua gol tanpa balas atas Persatu Tuban.

Gol Pembuka Persebaya tercipta dari tendangan keras pemain Muhammad Syaifuddin, di menit 20. Unggul satu gol untuk Persebaya bertahan sampai jeda pertandingan.

Pada babak kedua, Persatu Tuban mencoba meningkatkan serangan untuk menyamakan. Namun, peluang yang semapat tercipta atas Persatu masih gagal. Hingga akhirnya, jala Persatu Tuban kembali dirobek kedua kalinya pada menit 64 oleh pemain Rishadi Fauzan.

Kemenangan dengan skor 2-0, Persebaya saat ini mengumpulkan delapan poin dan memimpin puncak klasemen semenetara. Serta saat ini, Persatu dan Madiun Putra ada di posisi dua dan tiga dengan poin sama. (rohman)

Tinggalkan Balasan