Masuk Liga 2, Setahun Potensi Bisnis Persatu Bisa Capai Rp 100 Miliar

0
Budiman Dalimunthe ketika berada di stadion Tuban Sport Center Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Potensi bisnis yang bisa digarap Persatu Tuban bisa capai Rp 100 miliar selama mengarungi kompetisi Liga 2 Indonesia di tahun ini. Bahkan, tiga tahun ke depan potensi bisnis itu bisa tembus ke angka satu triliun jika sepakbola Tuban dikelola dengan baik, dan profesional.

Hal itu disampaikan Budiman Dalimunthe, mantan petinggi PT Persija Jaya Jakarta, perseroan yang mengelola Tim Macan Kemayoran sebagai klub profesional. Dia di tahun ini akan ditunjuk sebagai konsultan Manajemen Persatu Tuban.

“Potensi bisnis sepakbola Tuban (Persatu, red) jika digarap dengan serius bisa saja ke angka satu triliun dalam kurun 3 tahun sampai lima tahun kedapan,” ungkap Budiman Dalimunthe, Selasa, (12/2/2019).

Menurutnya, perkiraan potensi bisnis Persatu di tahun pertama ini dibahwah Rp 100 miliar, tetapi itu bisa berkembang. Di tahun kedua, potensi bisnis bisa meningkat menjadi dua kali lipat dengan syarat dikelola dengan baik.

“Tahun pertama potensi bisnis bisa saja mencapai Rp 100 miliar, itu juga bisa naik, tetapi potensi bisnis tidak hanya dilihat dalam bentuk bentuk uang saja,” ungkapnya.

Untuk mengembangkan potensi bisnis itu, Persatu Tuban bakal mendirikan akademi sepakbola untuk mengembangkan talenta-talenta para pemain baru. Termasuk, mengelola berbagai aksesoris Persatu, penjualan tiket pertandingan, dan beberapa pengembang bisnis lainnya.

“Potensi bisnis itu bisa dicari dari fans tiket pertandingan, jersey, mercendes Persatu. Itu yang akan kita kelola, termasuk Persatu akademik, dan yang lainnya pula,” jelas Budiman Dalimunthe.

Lebih lanjut, Budiman berjanji akan menjadikan kesebalasan Persatu Tuban lebih baik, dan profesional lagi dalam menghadapai Liga 2 ini. Termasuk membawa ke kasta sepakbola yang lebih tinggi dengan memaksimalkan potensi yang ada.

“Pengalaman apa yang kami miliki akan kami implementasikan ke Persatu untuk menjadikan tim Tuban ini lebih profesional,” tegas Budiman.

Sementara itu, Fahmi Fikroni Manager Persatu Tuban, mengungkapkan manajemen berkomitmen untuk mengutamakan pemain lokal dengan melihat kualiatas. Dengan harapan semua masyarakat Tuban merasa ikut memiliki keberadaan Persatu, sehingga ketika ada pertandingan mereka ikut mendukung.

“Kita ingin bahwa Persatu milik kita bersama, kita ingin semua masyarakat Tuban memiliki Persatu, komitmen itu yang kami jaga,” terang Fahmi Fikroni. (rohman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here