Mengejutkan, Warung Remang-remang Berdiri di Lahan Pasar Baru II Tuban

2
Petugas ketika merazia warung yang berada di lahan pasar baru di jalan Letda Sucipto Tuban Selasa malam, 15/1/2019. (rohman)

halopantura.com Tuban – Mangkraknyak proyek pembangunan pasar baru II Kabupaten Tuban yang berada di jalan Letda Sucipto Tuban, disalahgunakan warga. Salah satunya, warga membangun warung semi permanen diatas lahan tersebut.

Dilokasi itu terlihat lampu yang temaram menjajakan minuman bir, dan tuak kepada pelanggan yang datang. Termasuk ada beberapa wanita yang disinalir menemanai tamu ketika minum di warung tersebut.

Hal itu terungkap ketika petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, Polsek Kota, dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) menggelar razia di wilayah Kota Tuban, Selasa malam, (15/1/2019).

Hasil razia di warung itu diamankan 35 botol minuman bir dengan berbagai merk, seperti 4 botol bir hitam panther, 17 Guens, dan 14 Bintang. Semua barang bukti itu diamankan ke kantor Satpol PP Kabupaten Tuban guna penyelidikan lebih lanjut.

“Beberapa botol bir kita amankan dari warung itu sebagai barang bukti,” kata Kabid Keamanan dan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Tuban, Sugeng Sutoto, Rabu, (16/1/2019).

Warung yang tidak mengantongi izin banguan diatas lahan pemerintah itu diketahui milik Riyanto warga Kecamatan Kerek, yang dikelola Chairul Anwar, salah satu warga Sugiharjo, Tuban. Diketahui warung itu telah beroperasi lebih dari tiga bulan.

“Pemilik warung tidak memiliki izin mendirikan bangunan diatas tanah milik pemerintah, makanya kita tertibkan, dan bisa dibongkar pula,” jelas Sugeng Sutoto.

Menurutnya, penertiban itu berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan warung tersebut. Selanjutnya, petugas bergerak ke lokasi untuk menertibkan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban wilayah.

“Menurut keterangan saksi, warung itu sudah beroperasi sekitar 3 bulan, dan kita jadwalkan akan memanggil pemiliknya,” tegas Totok panggilan akrabnya.

Sementara itu, petugas gabungan akan terus melakukan kegiatan serupa di lokasi yang rawan terjadi pelanggaran Perda. Hal itu dilakukan untuk menciptakan Bumi Wali Tuban aman dan kondusif. (rohman)

2 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan