Nongkrong Menimati Kopi, Enam Pelajar Terjaring Razia

0
Enam pelajar diberi pembinaan dikantor Satpol PP Bojonegoro. (Galuh Setiyadi)
Enam pelajar diberi pembinaan dikantor Satpol PP Bojonegoro. (Galuh Setiyadi)

Halopantura.com Bojonegoro –  Asik nongkrong di sebuah warung di dekat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikusuma Bojonegoro, di saat jam sekolah berlangsung, enam pelajar terpaksa di amankan di kantor Satpol PP Bojonegoro, Senin kemarin, (26/3).

Operasi tersebut menindak lanjuti laporan dari masyarakat bahwa lokasi tersebut sering digunakan mangkal oleh pelajar saat jam pelajaran. Selanjutnya, petugas beregarak di lokasi dan melihat mereka tengah asik merokok dan menikmati secangkir kopi sambil mengenakan seragam sekolah lengkap.

“Kegiatan itu merupakan operasi kasih sayang dengan sasaran pelajar dan petugas mengamankan enam pelajar,” terang  Kasi Kerja Sama Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Budiono.

Menurutnya, enam pelajar tersebut terjaring di sebuah cafe yang ada di dekat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bojonegoro. Ketika didatangi petugas, rata-rata para pelajar tersebut masih menggunakan seragam sekolah lengkap dan asyik menikmati kopi dan rokok.

“Ketika ditangkap ereka sempat beralasan jika sudah jam pulang sekolah, akan tetapi petugas tetap mengamankan mereka untuk dibawa ke kantor Satpol PP dalam rangka pembinaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Operasi kasih sayang itu juga menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang resah melihat banyaknya pelajar sedang nongkrong di sebuah cafe pada jam sekolah. Selain itu, operasi kasih sayang ini juga untuk mendukung program bea siswa dari pemerintah yang setiap tahunnya mendapatkan dua juta per anak.

Jika kondisi tersebut dibiarkan, maka bea siswa yang dikeluarkan oleh Pemerintah tidak bisa berjalan dengan maksimal. “Operasi kasih sayang ini juga menindaklanjuti laporan dan keluhan dari masyarakat. Serta operasi akan terus kita lakukan dibeberapa tempat,” terang Budiono.

Sementara itu, saat di lakukan pembinaan di kantor Satpol PP itu, orang tua dari keenam pelajar di datangkan untuk mendampingi. Serta dilanjutkan untuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan itu lagi. (gal/roh)

Tinggalkan Balasan