Ormas HTI di Bubarkan,  Pengurus HTI Bojonegoro Menunggu Arahan Pusat

0
Kader HTI ketika menyampaikan aspirasi. (net)

halopantura.com Bojonegoro – Pembubaran Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang  dilakukan pemerintah guna menangkal paham yang tidak selaras dengan Pancasila. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 tahun 2017 tentang pencabutan status badan hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Gelombang reaksi atas kebijakan itu ditanggapi datar oleh pengurus HTI Kabupaten Bojonegoro. Karena kader HTI Bojonegoro masih menunggu petunjuk dari Dewan Pimpinan Pusat. 

Ketua Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kabupaten Bojonegoro, Antok, menyatakan bahwa hingga saat ini DPD HTI Kabupaten Bojonegoro masih menuggu petunjuk Dewan Pimpinan Pusat. Sebab pengurus Pusat masih menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan ke Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) sebagaimana hal ini masih dalam kajian.

“Masalah itu masih domain DPP untuk meresponnya. Apakah akan mengajukan gugatan ke PTUN atau tidak,” kata Antok, Kamis (20/07/17).

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) sejauh ini tidak mensikapi secara berlebihan. Serta akan tetap mentaati prosedur yang ada. Termasuk langkah-langkah yang akan ditempuh oleh Dewan Pimpinan Pusat.

“Yang pasti kita di yang ada di Daerah, tidak akan mensikapi secara berlebihan dan akan mengikuti prosedur hukum yang ada. Termasuk langkah-langkah yang akan ditempuh oleh Dewan Pimpinan Pusat,” ucapnya. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan